
AMBON,Nunusaku.id,- Unit Siaga SAR Seram Bagian Timur (SBT) kembali melanjutkan operasi pencarian hari keenam terhadap Amrin Tuhuteru, warga Desa Kataloka, Kecamatan Pulau Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur yang hilang beberapa hari yang lalu di lautan.
Menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB), Tim SAR gabungan yang terdiri dari Rescuer Unit Siaga SAR SBT, Polairud Polda Maluku, dan BPBD Kabupaten SBT, bergerak dari Pulau Geser-SBT menuju sejumlah titik koordinat guna melaksanakan pencarian.
Upaya pencarian pemuda 40 tahun itu oleh tim SAR Gabungan sejauh -+ 40 Nm arah Timur dan Selatan dari lokasi kejadian, hingga sore hari, Rabu (31/1), belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Sebab belum ditemukannya korban, maka Ops SAR hari keenam pun dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Ops SAR hari ketujuh, Kamis, 1 Februari 2024,” tandas Kepala Basarnas Ambon Muhammad Arif Anwar kepada awak media, Rabu.
Dirinya pun meminta dukungan dan doa masyarakat SBT khususnya dan Maluku pada umumnya agar operasi SAR di hari terakhir nantinya bisa membuahkan hasil yaitu korban ditemukan.
Diketahui, korban Armin Tuhuteru dinyatakan hilang sejak 24 Januari 2024 lalu di sekitar perairan Pulau Gorom ketika melaut dengan longboat miliknya. (NS)



