Masyarakat Ambon Jangan Mau Diprovokasi, Kapolda: Kita Kejar Aktor Bentrok Trikora
IMG-20250113-WA0001

AMBON,Nunusaku.id,- Bentrok antar pemuda yang terjadi di Kota Ambon, Minggu (12/1) dini hari berujung hujan batu dan gas airmata, murni pemicunya dari minuman keras (Miras) dan balap liar.

Peristiwa bentrokan yang terpusat di kawasan Tugu Trikora Ambon itu sama sekali tidak ada kaitan dengan isu SARA.

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan mengajak masyarakat kota Ambon agar jangan mau diadudomba oleh orang tak bertanggungjawab dengan isu yang dapat menyebabkan perpecahan antar orang basudara.

“Masyarakat jangan lagi mau diadu domba atau diprovokasi isu yang dihembuskan dari orang yang tidak bertanggung jawab,” pintanya saat rapat konsolidasi dan koordinasi Forkopimda Maluku terkait peristiwa tersebut di Mapolresta Ambon, Minggu (12/1).

Rapat ini dihadiri Pj. Gubernur Maluku, Sadali Ie, Kasdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Kapolresta Ambon, Pj Walikota Ambon, Kadensus 88 AT Polri Wilayah Maluku, dan seluruh pimpinan agama wilayah Maluku, tokoh masyarakat, tokoh adat serta Ketua RT yang terlibat kejadian bentrokan.

“Kami meminta masyarakat Maluku agar situasi yang sudah kondusif pasca bentrok di kawasan tugu Trikora Ambon ini agar dapat dipertahankan,” tambah Kapolda.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku akan kembali mendirikan pos Pengamanan (PAM) yang akan diisi personel TNI – Polri dan juga perwakilan dari tokoh masyarakat.

Ini dilakukan agar dapat bersama-sama menjaga keamanan dan memantau situasi.

“Kami dari Kepolisian akan melakukan penegakan hukum terhadap siapapun yang melakukan kekerasan atau menjadi pemicu permasalahan yang terjadi pada minggu dini hari di kawasan tugu Trikora Ambon,” tegas Kapolda.

Kepada personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Humas Polda Maluku diminta untuk melakukan patroli Cyber secara intensif.

“Kami meminta agar lakukan Cooling Sistem agar situasi kembali sejuk dan masyarakat tidak lagi terprovokasi,” harapnya.

Sementara itu, Pj. Gubernur Maluku, Sadali Ie, berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi membagikan video bentrokan tersebut di media sosial.

“Video kejadian bentrok agar jangan lagi di sher ke media sosial karena hal tersebut akan memperpanjang ketakutan terhadap masyarakat dan bisa memperpanjang permasalahan,” pintanya.

Atas nama pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku, Sadali sampaikan terima kasih kepada aparat TNI Polri yang sudah bertindak cepat mengantisipasi meluasnya bentrok di kawasan tugu Trikora Ambon.

“Kami meminta seluruh masyarakat Maluku untuk menjadi agen perdamaian di Maluku ini sehingga apabila ada terjadi permasalahan maka masyarakat dapat cepat meredamnya,” ajak Sadali.

Pj Gubernur kembali tegaskan, bahwa persoalan yang terjadi bukan masalah agama, tetapi antar sekelompok pemuda. Adapun biaya korban yang luka akibat kejadian tersebut akan ditanggung Pemprov.

“Jangan mudah terprovokasi isu yang dapat memecah belah dengan tetap menjaga kebersamaan hidup orang basudara,” ajaknya. (NS)

Views: 16
Facebook
WhatsApp
Email