
AMBON,Nunusaku.id,- Posisi Widya Pratiwi Murad sebagai Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku terancam lengser dalam waktu dekat.
Pasalnya bulan Februari mendatang rencananya akan digelar Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Maluku. Sebab masa jabatan Widya yang mengganti Wahid Laitupa ditengah jalan telah habis.
Koordinator Wilayah PAN Maluku, Peter Tatipikalawan katakan, Widya Pratiwi bakal diminta lebih konsentrasi dalam jabatannya sebagai anggota DPR RI dapil Maluku, ketimbang harus merangkap jabatan Ketua DPW.
“Sehari dua, saya ke DPP. Dipanggil dalam rangka persiapan Muswil. Salah 1 agendanya nanti adalah pemilihan Ketua DPW PAN Maluku periode 2025-2030,” sebutnya via WhatsApp, Jum’at (10/1/25).
Menurutnya, jabatan Widya Pratiwi yang menggantikan Wahid hingga 2025 saja. Olehnya itu, semua kader PAN memiliki peluang yang sama untuk mencalonkan diri sebagai calon Ketua DPW PAN periode berikutnya.
“Semua kader punya hak yang sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketwil. Karena ibu Widya sudah menjabat Anggota DPR RI. Kalau ambil ketua wilayah lagi nanti tumpang tindih kinerja,” jelas mantan Sekretaris DPW PAN Maluku itu.
Menurutnya, Ketua Umum PAN adalah Menko Pangan yang menangani langsung program pro rakyat pemerintahan Presiden Prabowo dan Gibran yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Karena itu, seluruh kader PAN di Indonesia harus mendukung penuh dan konsentrasi termasuk Maluku yang terdiri dari pulau-pulau.
“Anggota DPR-RI kan aktivitas rutin di Jakarta, untuk membagi konsentrasi ketika jadi Ketua DPW yang harus berkantor di Maluku itu sulit. Sehingga perlu ada penyegaran kepemimpinan agar bisa mengawal program MBG di daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Maluku, Haerudin Tuarita yang coba dikonfirmasi via pesan Messenger terkait rencana Muswil PAN Maluku Februari mendatang tidak merespons.
Demikian pula mengenai kabar akan diperintahnya Widya Pratiwi Murad, Ketua DPW oleh DPP untuk berkonsentrasi dalam tugas legislator di Senayan, juga tidak ditanggapi Tuarita. (NS)





