GAMKI Maluku Rayakan Natal 2024: Momentum Refleksi & Penguatan Kontribusi untuk Bangsa
IMG-20241220-WA0013

AMBON,Nunusaku.id,– Keluarga Besar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Maluku menggelar Perayaan Natal Kristus tahun 2024 di Gereja Bethania Kota Ambon, Jumat (20/12).

Dengan mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15), perayaan ini berlangsung khidmat dan penuh sukacita.

Ibadah Natal dipimpin Pdt. Debora Joyna Tehuayo, serta dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti fungsionaris DPP GMKI yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Femry Tuanakotta, Ketua DPD GAMKI Maluku, Samuel Ritiauw, Sekretaris DPD GAMKI Maluku, Sientya Latumahina, dan seluruh perwakilan DPC GAMKI se-Maluku.

Acara diawali dengan penyalaan lilin Natal yang dilakukan fungsionaris DPP, DPD dan panitia Natal GAMKI, sebagai simbol terang Kristus yang membawa damai di dunia.

Suasana semakin semarak dengan rangkaian puji-pujian, nyanyian rohani, dan tarian khas Kepulauan Tanimbar yang menggambarkan kekayaan budaya Maluku.

Dalam pesannya, Ketua DPD GAMKI Maluku Samuel Ritiauw, menitikberatkan pada pentingnya damai sejahtera, sukacita, dan pengharapan.

“Natal bukan hanya perayaan, tetapi juga momen refleksi diri. Kita harus bertanya, apakah GAMKI Maluku mampu berakar dan berbuah ditengah masyarakat? Organisasi ini memiliki jejaring yang kuat, dan kita harus memanfaatkan kekuatan ini untuk berdampak lebih besar,” ungkapnya.

Di momen itu, Ritiauw mengajak seluruh pengurus dan anggota GAMKI untuk lebih efektif dalam menjalankan tiga pilar gerakan organisasi, yakni gerakan berpikir, advokasi, dan profesi.

“Kita tidak boleh hanya menjadi organisasi paguyuban tanpa kontribusi nyata. GAMKI adalah organisasi besar yang harus menjadi alat transformasi masyarakat, baik melalui Gereja maupun disisi pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan, perayaan Natal GAMKI Maluku ini menjadi momentum untuk menyatukan visi seluruh anggota dalam menghadapi tantangan di tahun 2025.

“Dengan semangat kekompakan dan persatuan, kita optimis GAMKI dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Gereja, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” ujarnya yakin.

Sementara itu, fungsionaris DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Femry Tuwanakotta, menyampaikan pesan dan harapan besar dari Ketua Umum GAMKI, Sahat Sinurat.

Ia menekankan pentingnya peran GAMKI sebagai organisasi besar yang berkontribusi, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga nasional.

“Mari kita lihat GAMKI secara bersama. Miris ketika dalam perayaan Natal kehadiran peserta cukup minim. Ini menjadi catatan penting bagi kami, khususnya DPP, untuk menjadikan ini pelajaran berharga ke depan. GAMKI harus terus memberikan kontribusi nyata bagi kota, provinsi, dan bahkan bangsa ini,” ujarnya

Ia juga menekankan pesan dari Ketum GAMKI yang mengingatkan pentingnya komitmen anggota untuk menjadi “lilin-lilin” yang meneruskan terang Kristus dan membawa berita sukacita kepada masyarakat.

Pesan ini menjadi dorongan agar GAMKI tetap hadir di tengah persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, seperti ketidakadilan dan kemiskinan.

“Ketum GAMKI menekankan komitmen kita adalah menjadi terang bagi sekitar. Ini termasuk menjawab persoalan ketidakadilan, kemiskinan, dan tantangan lain yang masih dihadapi oleh masyarakat. GAMKI harus menjadi organisasi yang tidak hanya bergerak di ranah pemikiran, tetapi juga advokasi dan profesi, sesuai talenta yang dimiliki masing-masing anggotanya,” tambahnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa GAMKI harus terus menjadi motor perubahan melalui kontribusi nyata di masyarakat.

Dengan semangat Natal yang baru saja dirayakan, harapan besar tertuju pada GAMKI agar semakin aktif menjawab tantangan zaman demi membawa dampak positif yang lebih luas.

Melalui momentum Natal, GAMKI didorong untuk terus memperkuat sinergi dan partisipasi dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Langkah ini diharapkan mampu menjadikan GAMKI sebagai organisasi yang konsisten membawa nilai-nilai Kristus dalam setiap gerakan dan kiprahnya di tengah bangsa dan negara,” kuncinya.

Acara ini ditutup dengan doa bersama, membawa harapan baru bagi seluruh peserta untuk terus melayani dengan kasih dan ketulusan hati. (NS)

Views: 41
Facebook
WhatsApp
Email