Bentrok di UNPATTI, Tiga Mahasiswa Jadi Tersangka, Terancam Bui 9 Tahun
IMG-20241220-WA0115-768x512

AMBON,Nunusaku.id,- Tiga pelaku kekerasan bersama atau penganiayaan terhadap HP (20), mahasiswa FISIP Universitas Pattimura (Unpatti), Kamis (19/12) kemarin berhasil diamankan dan ditahan aparat kepolisian.

Ketiga pelaku masing-masing, MM alias Ocen (19) dan AM alias Agim (18) serta dan AR alias Putra (18) mahasiswa kampus Hotumese itu.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease menjelaskan, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan atau kekerasan bersama terhadap orang.

“Ketiganya dijerat dengan Pasal 170 Ayat (2) KUHPidana dan atau pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” jelas Luhukay.

Kejadian kekerasan kata Luhukay, awalnya Rabu (18/12), korban dan para pelaku bersama beberapa teman korban duduk minum minuman keras jenis sopi di samping Pujasera Unpatti Kecamatan Teluk Ambon-Kota Ambon.

Karena sudah dalam keadaan mabuk, terjadilah kesalahpahaman dan cekcok mulut antara korban dan teman -temannya dengan para pelaku dan berhujung perkelahian antara kedua pihak.

“Saat itu pelaku AR memukul korban sekali. Bersamaan dengan itu pelaku AM yang ada membantu pelaku MM untuk berkelahi dengan korban dan teman–teman korban langsung memukul korban dengan kepalan tangan kanan sekali dan mengena pipi kiri korban dan disusul pelaku AR memukul korban sekali,” beber kasi Humas.

Karena dipukul, korban dan teman–temannya langsung lari dari tempat kejadian, pelaku AM dan AR mengejar korban.s

Sedangkan pelaku MM mengejar teman korban yang lain. Namun karena pelaku MM tidak dapat mengejar teman korban sehingga pelaku MM kembali kearah korban melarikan diri.

“Sesampainya disana pelaku MM melihat sudah banyak orang mengerubungi korban yang tergeletak di tanah dan disuruh duduk oleh beberapa orang yang ada disitu,” jelasnya.

Pelaku MM yang masih emosi langsung berlari dan menendang korban sekali dan mengenai bagian kepala korban.

Diketahui, dari aksi kekerasan inilah yang kemudian menjadi pemicu dan merembetnya bentrok antar mahasiswa hingga ke jalan raya depan kampus Unpatti.

Beruntung, publik tidak tersulut emosi saat isu konflik antar suku beredar tagal bentrok sesama mahasiswa itu. (NS)

Views: 8
Facebook
WhatsApp
Email