Stok Pangan di Ambon Jelang Nataru Dipastikan Aman
IMG-20241218-WA0180-750x375

AMBON,Nunusaku.id,- Kurang dari sepekan menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), Penjabaat Walikota Dominggus Kaya, memastikan kebutuhan pangan di Kota Ambon aman.

Kepastian itu didapati lewat rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama stakeholder di Balaikota Ambon, Rabu (18/12).

“Selama dua hari kita telah komunikasi dengan semua stakholder, baik Bulog, para distributor, PT. Pelindo, Pertamina termasuk soal minyak tanah. Prinsipnya lewat diskusi panjang lebar disimpulkan bahwa bahan pangan khususnya untuk kebutuhan Nataru aman,” jelas Kaya.

Menurutnya, Bulog dan para distributor yang dimintai laporan telah menyatakan bahwa stok kebutuhan pangan seperti Beras, Terigu, Telur, sampai Bawang Putih dan Bawang Merah masih mencukupi.

Bahkan diperkirakan hingga memasuki bulan Ramadhan tahun depan. Selain itu, PT. Pelindo juga siap dalam aktivitas bongkar muat terhadap kapal – kapal yang masuk membawa bahan pangan.

Diakui Kaya, memang ada beberapa bahan kebutuhan yang harganya naik, namun masih terjangkau bagi masyarakat.

“Untuk itu masyarakat tidak perlu panik dan melakukan pembelian yang berlebihan agar kita semua dapat merayakan Nataru dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, terkait minyak tanah yang sempat terjadi kelangkaan, Kaya ungkapkan telah dilakukan koordinasi bersama Pemerintah dan DPRD Provinsi untuk pengawasan.

“Pertamina juga telah melakukan ekstra droping 10 persen dari kebutuhan masyarakat kota Ambon, sehingga dipastikan stok minyak tanah juga aman,” terangnya.

Kaya tegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui OPD terkait dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus perketat pengawasan terhadap oknum yang sengaja melakukan pembelian minyak tanah dalam jumlah banyak, untuk dijual kembali dengan harga tinggi.

“Jika kedapatan tentu akan kita berikan teguran, karena tindakan seperti ini sangat merugikan masyarakat yang tengah mempersiapkan diri memasuki Nataru,” kuncinya. (NS/MC)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email