Sehari, LAWAMENA "Garap" Lima Negeri di Jazirah Leihitu, Antusias Warga Membludak
InShot_20241118_221230018

AMBON,Nunusaku.id,- Hanya dalam kurun waktu satu hari, Senin (18/11), lima Negeri di Jazirah Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) “digarap” habis pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Maluku nomor urut 3, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath atau dikenal dengan akronim LAWAMENA.

Kelima Negeri itu ialah Hila: Mamua-Waetomu, Seith, Kalauli, Ureng dan Negeri Lima. Antusias masyarakat saat berjumpa LAWAMENA pun sulit dibendung, membludak.

Bahkan sebagai bentuk kecintaan, penghormatan dan kerinduan mereka untuk perubahan Maluku, mereka menyematkan sarung dan ikat kepala khas Negeri setempat ke Calon Gubernur (Cagub) Hendrik Lewerissa.

Seakan dua jam kampanye dialogis di setiap titik itu tak cukup untuk HL dan tim pemenangan untuk paparkan visi misi “Par Maluku Pung Bae” lima tahun kedepan.

Kepada masyarakat, Lewerissa tegaskan, dirinya harus terus menyentil alasan kenapa dirinya maju menjadi calon Gubernur Maluku dan merelakan kursi anggota DPR-RI Dapil Maluku ke tokoh muda SBT, Alimudin Kolatlena. Sehingga tidak ada isu negatif berseliweran diluar.

“Tanggal 11 Agustus 2024, saya diajak Pak Prabowo untuk sarapan pagi dan saat itu masih sebagai Presiden terpilih, belum dilantik. Disana beliau sampaikan, Hendrik saya mau kamu jadi Gubernur di Maluku. Saya mau kamu pulang dan benahi Maluku,” tuturnya, meniru ucapan Presiden Prabowo Subianto.

Hendrik tegaskan, dirinya telah kunjungi 11 Kabupaten/Kota di Maluku. Dan setelah melihat berbagai persoalan, dirinya dan Abdullah Vanath jika terpilih akan berusaha menciptakan lapangan kerja baru, benahi sektor pendidikan dan kesehatan, selain juga akan mengawal program Presiden dan Wakil Presiden RI.

Ketua DPD Gerindra Maluku itu berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan masyarakat di jazirah Leihitu. HL yakin pada waktunya, pilihan itu tidak akan berpindah ke lain hati, karena masyarakat ingin Maluku berubah dan Gubernur baru.

“Ini komitmen pasangan LAWAMENA. Semua telah termaktub dalam Sapta Cita LAWAMENA dan tentu mengawal program Presiden-Wapres terpilih di 2025 hal wajib, seperti makan siang gratis kepada siswa dan ibu hamil di Maluku guna mencegah stunting, anak kita sehat, cerdas,” urainya.

Sementara dalam orasi politiknya, Ketua Tim Pemenangan LAWAMENA, Said Assagaff, katakan, membangun Maluku tidaklah mudah. Sebab dirinya punya pengalaman sebagai mantan Gubernur dan tahu akan hal itu.

“Maluku itu butuh orang cerdas, dan itu ada di Pak Hendrik Lewerissa. Saya pernah bekerja dengan 7 orang Gubernur dan tidak ada satupun Gubernur yang mamaki. Gubernur itu harus melindungi masyarakatnya, bukan ajak bakalae,” akunya.

Sementara, Sekwil PPP Maluku Rovik Afifudin mengaku, pilihan partainya mendukung LAWAMENA sebagai Cagub-Cawagub Maluku adalah pilihan tepat, dan diyakini keduanya mampu membawa Maluku keluar dari keterpurukan, ketertinggalan.

“Beta yakin, pilihan beta dan warga di Jazirah Leihitu untuk memilih Gubernur baru adalah pilihan yang benar dan sama. Karena katong seng mau kembali ke masa lalu. Pa Hendrik dan pa Vanath punya kapasitas, leadership dan jaringan untuk merubah Maluku,” tandas anggota DPRD Maluku itu. (NS)

Views: 19
Facebook
WhatsApp
Email