
AMBON,Nunusaku.id,- Masuki hari ke-13 masa kampanye, calon Gubernur-Wakil Gubernur Maluku nomor urut 3, Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath mendapat suntikan energi baru.
Adalah pensiunan aparatur sipil negara (ASN) Provinsi Maluku dan Kabupaten/Kota se-Maluku yang mendeklarasikan dukungan politik mereka kepada pasangan dengan jargon Lawamena itu.
Dibawah koordinator mantan Gubernur Maluku, Said Assagaff yang juga ketua tim pemenangan, ratusan pensiunan ASN berikrar siap menangkan HL-AV di perhelatan pesta demokrasi yang akan dihelat 27 November 2024 mendatang.
“Ikut serta dalam proses politik memenangkan HL-AV dalam Pilkada Maluku 2024; siap menjadi saksi di TPS ataupun tugas lain yang dipercayakan; turut menjaga keamanan dan ketertiban bagi suksesnya penyelenggaraan Pilkada Maluku,” demikian bunyi pernyataan sikap yang dibacakan mantan Kadinsos Maluku, Wa Ode Muna di Resto Lateri Beach Ambon, Senin (7/10).

Calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, dukungan dari ratusan pensiunan ASN merupakan wujud keresahan dan keterpanggilan bersama untuk melakukan perubahan dalam tata kelola pemerintahan.
“Para pensiunan yang menyatakan dukungan hari ini pasti punya kenangan dan impian agar tata kelola pemerintah di Maluku ini berjalan dengan baik tapi sayangnya itu tidak tercapai saat ini,” ungkap Lewerissa.
Dijelaskan, tata kelola pemerintahan di provinsi Maluku harus dikelola dengan baik tanpa pandang bulu termasuk dalam promosi dan mutasi ASN.
Penempatan ASN kata Lewerissa harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang sehingga ASN yang ditempatkan harus sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi.
“Pemimpin yang baik harus mampu membuat tata kelola pemerintahan yang baik artinya harus arif dan bijaksana dalam membuat keputusan promosi dan mutasi,” ucap Lewerissa.
Mantan anggota DPR-RI dapil Maluku itu pun meminta dukungan dari semua pensiunan ASN provinsi Maluku yang hadir dan keluarga agar tetap kokoh mendukung “Lawamena” pada Pilkada nanti.
Sebab jika dirinya bersama Abdulah Vanath mendapat mandat dari rakyat Maluku dalam Pilkada 27 November mendatang, HL sapaan akrab Lewerissa tegaskan, akan menerapkan sistem meritokrasi dalam tata kelola pemerintahan.
Meritokrasi lanjutnya merupakan faktor penting sebab tidak bisa memaksakan ASN yang tidak memiliki kemampuan menduduki jabatan tertentu tetapi orang tepat harus berada diposisi yang tepat.
“Kami bertekad bila diberi kewenangan, akan melakukan itu dan tentu dalam konteks Maluku harus fleksibel artinya harus ada perimbangan. Meritokrasi itu wajib tapi sensitifitas filosofi orang basudara harus dipertimbangkan sehingga putra-putri 11 Kabupaten/kota harus mendapat kesempatan yang sama dalam birokrasi,” tegasnya. (NS)



