
AMBON,Nunusaku.id,- Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Syuryadi Sabirin mengajak insan pers yang ada di Kota Ambon agar dapat bersama melawan informasi hoax atau tidak benar yang berseliweran di publik, apalagi menjelang pesta demokrasi Pilkada serentak 2024.
Pasalnya, informasi hoax dilain sisi dapat menimbulkan antipati publik kepada pemerintah yang dalam waktu bersamaan terus menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik, tapi disisi lain bisa memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Pers berperan penting sebagai pilar keempat demokrasi. Lewat perannya itu, kami harapkan kawan-kawan bisa membantu pemerintah melawan hoax yang ada di media sosial maupun media mainstream,” ajaknya saat coffee morning pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku bersama insan pers di salah satu cafe di Kota Ambon, Sabtu (28/9).
Menurutnya, kegiatan ini kembali dilakukan usai sekian lama terhenti, dalam upaya menstabilkan arus informasi tentang pemerintah provinsi Maluku yang terbuka, transparan dan akuntabel.
Tetapi juga guna menguatkan hubungan strategis antar pemerintah dan media terhadap pemberitaan akurat dan dengan data yang kuat.
“Istilahnya, tidak boleh ada gerakan tambahan di berita. Walau Undang-undang mendorong terlindunginya kebebasan pers. Pers harus menjadi penyejuk dan corong informasi positif mengenai kegiatan pemerintahan ke masyarakat,” tandas Sabirin.
Selain itu, momen ini juga tambahnya, sebagai bentuk mensosialisasikan empat program prioritas Pj Gubernur Maluku serta membersamai upaya mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) damai.
Empat program prioritas itu ialah pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pengamanan dan mensukseskan Pilkada serentak (menjembatani hadirnya Gubernur-Wagub Maluku defenitif).
“Media termasuk yang kita ajak kerjasama untuk mendukung program prioritas itu. Karena itu coffee morning akan dijadwalkan setiap bulan sekali untuk menyebar luaskan informasi dari pemerintah ke masyarakat, agar masyarakat tahu sejauh mana kerja-kerja Pemda Maluku,” pungkasnya. (NS)



