
AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 230 anak tanggung 2-3 dan remaja yang berasal dari perutusan 19 Jemaat di Klasis Kota Ambon akan “Bakudapa” selama tiga hari kedepan, 14-16 September 2024 di Gonzalo Velozo Kopertis Ambon.
Mereka didampingi masing-masing dua pengasuh per jemaat. Bakudapa anak dan remaja (BADAR) tahun ini mengusung tema “Anak GPM bertumbuh dan berbuah bagi gereja dan bangsa (Mazmur 1:3).
Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Elifas Maspaitella mengajak pimpinan jemaat dan para pendeta di Klasis Kota Ambon agar memberi perhatian pada seluruh aktivitas pendidikan formal Gereja (PFG) di Jemaat-jemaat.
“Rekan-rekan pendeta, mari kita pastikan PFG dilaksanakan sebagai perwujudan bina umat di setiap jemaat. Sebab kita berdosa jika tidak lakukan amalan Kristus ini yaitu mengajarkan mereka (anak-anak) tentang sesuatu yang diperintahkan Yesus,” pintanya saat membuka BADAR Klasis Kota Ambon didampingi Sekretaris Klasis dan Ketua Panitia di Wisma Gonzalo, Sabtu (14/9).
Menurutnya, para pengasuh adalah orang paling beruntung. Sebab apa yang selama ini ditanam dalam proses PFG, telah berbuah. Anak-anak ini adalah buah dari apa yang telah ditanamkan oleh para pengasuh.
“Jadi jika masih ada yang bertanya, apa keuntungan menjadi pengasuh GPM, maka jawabannya ialah anak-anak inilah keuntungan, yang melebihi uang dan permata. Sebab mereka adalah permata yang mulia,” ujar Maspaitella diiringi tepuk tangan pengasuh dan anak remaja peserta BADAR.
Ditambahkan, anak dan remaja peserta Badar maupun keseluruhan di Klasis Kota Ambon adalah anak-anak hebat, yang bukan hanya dari ukuran Ilmu pengetahuan, tapi hebat menurut iman kepada Yesus Kristus. Sebab kalian setia memberi diri di asuh dan diajarkan tentang firman Tuhan.
“Kalian hebat karena sejak kecil mau diasuh dan dibimbing di dalam Gereja. Kalian memahami iman dan Gereja ini sejak kanak-kanak. Lihatlah pada Samuel, dia kecil tapi mau melayani Allah di Bait Allah sejak kanak-kanak,” tandas Maspaitella.

Sekretaris GPM Klasis Kota Ambon, Pendeta Max Takaria menyebut, kegiatan BADAR penting sebab bertujuan membangun solidaritas yang inklusif dan inovatif, serta membangun kapasitas spritual, intelektual dan emosional, sekaligus membangun kebersamaan sebagai anak dan remaja GPM di Klasis Kota Ambon.
“Kami berharap, lewat kegiatan ini, dapat memberi pembelajaran dan berbagi pengetahuan tentang anak remaja, serta memfasilitasi anak dan remaja dalam peran aktif untuk membangun persaudaraan dan meningkatkan spiritualitas,” harap Takaria.
Sebelumnya, Ketua panitia kegiatan, Michael Siahaya katakan, selama 3 hari BADAR Klasis Kota Ambon ini, akan dilaksanakan beragam sesi kegiatan ialah mentorship, meet inspiring figures atau bertemu tokoh yang menginspirasi, coaching class, performing art atau pentas seni, collective action atau aksi bersama.
“Pada coaching class, peserta akan dibagi sesuai minat, yang melatih soft dan hard skill untuk membangun kemampuan berpikir, spiritualitas yaitu kelas public speaking, menulis naskah dan bertutur, seni musik dan vocal, content creator/buat flog, seni peran/tari dan photovoice,” jelas Siahaya.
Diketahui, pada pembukaan kegiatan BADAR Klasis Kota Ambon tahun 2024 itu turut dihadiri Kepala Dinas PMTSP Kota Ambon Christian Tukloy mewakili Pj Walikota, MPK, pimpinan dan pendeta jemaat, majelis sub seksi, serta para pengasuh. (NS)



