Kota Ambon Raih Penghargaan Daerah Peduli Inovasi Ekraf & Pariwisata
IMG-20240912-WA0010

Jakarta,Nunusaku.id,- Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kota Ambon kembali mendapat pengakuan nasional. Pengakuan tersebut kali ini datang dari media nasional yang kredibilitasnya tidak diragukan lagi, Kompas TV.

Pengakuan berupa penghargaan untuk kategori daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata diberikan Kompas untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tepat di puncak Hari Ulang Tahun ke-13 Kompas TV di Convention Center The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Rabu (11/9).

Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno kepada Pj. Walikota Ambon, Boy Kaya.

Saat terima penghargaan, Pj. Walikota didampingi Pj. Ketua TP-PKK Kota Ambon Dessy Kaya, Staf Ahli bidang ekonomi, pembangunan dan masyarakat yang juga Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Ambon, Ronald Lekransy & beberapa pimpinan OPD Pemkot terkait.

Pada kesempatan itu, Pj. Walikota merasa bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang disematkan Kompas TV kepada Kota Ambon.

Kaya berharap, semua lini, baik pemerintah maupun masyarakatnya dapat terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam peningkatan inovasi dan kreatifitas untuk mengembangkan perekonomian di Kota Ambon.

“Bersyukur atas penghargaan ini. Kita tidak akan berhenti, namun terus bekerja, demi Kota yang lebih inovatif, kreatif, terlebih khusus untuk ekonominya, pemberdayaannya sehingga bisa memberi kemajuan dan kesejahteraan serta perubahan lebih baik khususnya soal pertumbuhan ekonomi, inflasi serta seluruh pergerakkan keuangan di Ambon dan Maluku,” aku Kaya.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno mengaku, sektor Ekraf akan menjadi masa depan Indonesia. Sehingga pelaku usaha utamanya generasi muda diharapkan mampu berperan sebagai katalisator keberlangsungan ekonomi kreatif di tanah air.

“Saat ini ekonomi kreatif Indonesia mencapai angka Rp 1,4 triliun, menempatkan Indonesia pada posisi ketiga dunia untuk negara dengan kontribusi ekonomi kreatif terbesar ke PDB. posisi pertama ditempati Amerika dengan Hollywood dan posisi kedua Korea Selatan dengan K-Pop dan K-Drama,” jelasnya.

Dalam mendorong hal itu, ungkap Sandiaga, konten-konten yang dihadirkan pada produk Ekraf tentu mengutamakan keotentikan, relevansi, dan menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.

“Saya melihat content is a king, tapi packaging is a queen. kalau content ketemu packaging akan menjadi a kingdom. dan kunci menuju kingdom adalah inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” terangnya.

Karena itu dirinya sangat bersyukur dan memberikan apresiasi kepada Kota Ambon dan juga beberapa Kota Kabupaten lain di Indonesia yang begitu bersemangat dalam meningkatkan kepedulian terhadap inovasi ekonomi kreatif di daerah masing-masing.

“Saya harapkan inovasi tersebut dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (NS/MC)

 

 

 

Views: 10
Facebook
WhatsApp
Email