
AMBON,Nunusaku.id,- Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan mendapat anugerah Kak Seto Award 2024. Penghargaan itu diraih lewat inovasi Polisi Sahabat Anak, yang membuat Polisi bergerak menyentuh seluruh anak di pedalaman Pulau Seram khususnya wilayah Hukum Polres SBB.
Kak Seto Award diserahkan langsung Seto Mulyadi yang adalah Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) saat puncak rangkaian kegiatan malam syukuran HUT ke-79 Kemerdekaan RI di gedung Nunusaku Center, Piru SBB, Sabtu (17/8/2024).
Selain Kapolres, Dandim 1513/SBB Letkol Inf. Rudolf Glend Paulus Manuputty juga mendapat penghargaan serupa sebagai inspiratif penggagas edukasi wawasan kebangsaan dan jiwa patriotisme untuk anak usia dini di Kabupaten SBB.
Serta Pj. Bupati Achmad Jais Ely, sebagai Bupati Inspiratif penggagas gerakan intervensi serentak pencegahan stunting pada anak di Kabupaten SBB.
“Kehadiran Kak Seto selaku Ketua LPAI, pemerhati anak Indonesia bersama kami pemerintah dan masyarakat di SBB tentu ini menjadi langkah maju bagi kabupaten kita tercinta ini,” sebut Jais.
Orang nomor satu di SBB itu berharap, dengan semangat 79 tahun Indonesia Merdeka dapat motivasi untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan di semua bidang untuk Kabupaten SBB, sehingga kemakmuran dan kesejahteraan menjadi milik bersama sesuai tema HUT ke-79 RI, Nusantara Baru, Indonesia Maju.
“Perayaan HUT ke-79, memiliki makna mendalam bagi kita dan hendaklah dijadikan momentum, sebagai wahana, untuk melakukan introspeksi dan seraya bertanya apa yang telah kita capai dan sumbangkan bagi para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia kedepan,” tandasnya.
Sementara Ketua LPAI Seto Mulyadi mengaku bersyukur dan bangga yang luar biasa, sebab di saat yang bersejarah, dirinya bisa berada di daerah yang dianggap sebagai Mutiara Timur yang sangat indah.
“Saya mengagumi bukan hanya kepemimpinannya tetapi juga anak-anaknya yang sangat berbakat. Kita baru saja menyaksikan tampilan baru, salah satu gerakan tarian yang sangat energik dan suara emasnya yang luar biasa,”kata Kak Seto.
Kak Seto berjanji, akan kembali lagi ke SBB, namun bukan hanya di kabupaten saja tetapi juga di pelosok-pelosok desa untuk melihat sistem pendidikan yang begitu sederhana tetapi menghasilkan generasi emas yang sangat potensial dan siap memimpin bangsa kedepan.
“Penghargaan yang sangat gemilang ini adalah hasil dari didikan yang penuh cinta, hasil pendidikan yang benar-benar mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak,”ujar Kak Seto.
Dirinya berharap, penghargaan itu menjadi motivasi agar terus menjadi inspirasi, sehingga terobosan yang dilakukan bagi anak-anak di Kabupaten SBB khususnya dapat dipertahankan dan dikembangkan.
“Karena saya percaya bibit-bibit dari anak-anak ini akan sangat melekat di masa depan dan akan siap menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang,” tutup Kak Seto. (NS)



