
AMBON,Nunusaku.id,- Kontestasi Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku tahun 2024 semakin ramai mendekati waktu dibukanya pendaftaran oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Agustus 2024 mendatang.
Pasalnya, publik Maluku sementara menunggu arah sejumlah partai politik (Parpol) yang hingga kini belum keluarkan rekomendasi resmi, termasuk sejumlah nama yang dijagokan akan bertarung di Pilgub Maluku, salah satunya Hendrik Lewerissa.
Nama Lewerissa yang akrab disapa HL itu dalam beberapa waktu terakhir ini “membumi” di sejumlah media massa baik cetak maupun online.
Tidak lain terkait bakal pasangan calon Wakil Gubernur yang akan mendampinginya sebagai bakal calon Gubernur.
Sebab duetnya dengan Ketua DPD Golkar Maluku, Ramly Umasugi coba digoyang sejumlah pihak, dengan “melempar” nama Abdullah Vanath ke publik untuk mengganti RU.
Hal itu terjadi karena hingga saat ini Golkar belum juga keluarkan rekomendasi resmi bagi keduanya, walau “sinyal” restu dari pimpinan partai sudah dikantongi saat silaturahmi beberapa waktu lalu.
Sedangkan restu dari Ketua Umum Gerindra yang juga Presiden Indonesia terpilih, Prabowo Subianto telah jauh dikantongi HL untuk ikut bertarung di pesta demokrasi Maluku.
Restu itu makin mantap dan kuat dengan informasi terbaru ialah pertemuan “empat mata” Ketum Prabowo dan HL ke Hambalang, Jawa Barat, kediaman sang Menteri Pertanahan (Menhan), Minggu (11/8) pagi.
Kepastian dipanggilnya HL yang juga anggota DPR-RI dapil Provinsi Maluku oleh Prabowo ke Hambalang dibenarkan Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku, Maichel Papilaya via seluler, Minggu.
Papilaya mengaku, dipanggilnya HL tentu dalam kaitan dengan perhelatan Pilkada Maluku dan Kabupaten/Kota yang berjalan serentak 27 November 2024, dimana Gerindra telah keluarkan rekomendasi untuk 9 Kabupaten/Kota di Maluku.
“Bakal Calon Gubernur Maluku pak Hendrik Lewerissa dipanggil Presiden terpilih pak Prabowo Subianto ke Hambalang untuk membicarakan Pilkada Gubernur dan Kabupaten/Kota di Maluku. Pertemuan Minggu jam 8 pagi di Hambalang,” terang Papilaya.
Mengenai ada tidaknya instruksi khusus dari Prabowo ke HL, Papilaya mengaku, kurang tahu pasti. Sebab pertemuan tersebut hanya empat mata antar keduanya, tak ada orang lain yang bersama saat itu.
“Pertemuan empat mata. Tidak ada orang lain baik pengurus DPP maupun DPD Maluku yang bersama. Sehingga apa yang jadi isi cakapan, hanya kedua beliau yang tahu. Tapi kurang lebih itu terkait Pilkada Gubernur dan Kabupaten/Kota di Maluku,” demikian Papilaya. (NS)



