
AMBON,Nunusaku.id,- Warga Kota Ambon begitu antusias menyambut kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang untuk kesekian kalinya digagas Pemerintah Kota (Pemkot) di depan pelabuhan Enrico Ambon, Selasa (6/8) pagi.
Antusiasme itu terlihat ketika “GPM” mulai dibuka Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse. Sejumlah bahan pangan yang dijual murah dibawah harga pasaran paling diminati masyarakat.
Mulai dari beras Premium Rp 65.000/kg, Beras SPHP dengan harga Rp. 60.000/5 Kg, Telur Ayam Rp. 56.000/Rak, Minyak Goreng Rp. 14.000/Botol, Bawang Merah Rp. 25.000/Kg hingga Tomat Rp. 15.000/kg, termasuk ikan segar.
Selain bahan pangan itu, GPM juga menyediakan Bawang Putih Rp. 30.000/Kg, Sayur Sawi/Bayam/Kangkung Rp. 6.000/ikat Cabe keriting Rp. 35.000/Kg, Cabe rawit Rp. 34.000/kg.
Sekkot Ririmasse mengaku, GPM yang masih dengan tujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan jelas diperuntukkan untuk masyarakat Kota Ambon.
“Pak Penjabat Walikota Boy Kaya menginstruksikan kepada kami selaku Sekkot, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Indag serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk terus menggalakan kegiatan ini bagi masyarakat Kota Ambon,” tandasnya.
Pasalnya kegiatan GPM ini, sebut Ririmasse, bentuk perhatian pemerintah pusat untuk bagaimana di daerah juga menjalankannya sebagai salah satu implementasi strategi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan menjaga daya beli masyarakat tetap terjangkau atas kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga.
“Hal itu pun ditindaklanjuti pa Penjabat Walikota dengan mengerahkan OPD terkait untuk intervensi bahan kebutuhan pangan untuk dijual murah ke masyarakat,” tandasnya.
Ririmasse berharap, ada manfaat yang diperoleh masyarakat melalui GPM ini, dalam upaya menstabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Ambon.
“Kedepan saya akan turun dengan dinas terkait, Dinas Perikanan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk GPM ini kita lakukan di kecamatan-kecamatan, tidak lagi berfokus ke pasar Mardika, depan pelabuhan Enrico tapi kita menjangkau langsung masyarakat di Leitimur Selatan, Baguala, Teluk Ambon, Nusaniwe, Sirimau,” tegasnya.
Dengan GPM menjangkau kecamatan tambah Ririmasse, masyarakat disana bisa merasakan kehadiran pemerintah lewat kegiatan ini dan mereka bisa gunakan kesempatan ini agar bisa beli kebutuhan pangan yang jauh lebih murah dari harga pasaran.
“Saya berharap kita tetap semangat. Karena Pemkot Ambon selalu ada dengan masyarakat kota Ambon. Sebab hidup ini singkat, harus jadi berkat buat banyak orang,” pungkasnya.
Untuk diketahui, rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon untuk angka inflasi Month to Month (M-to-M) mengalami deflasi sebesar -1,53 (sebelumnya -0,06) sedangkan Year on Year (YoY) sebesar 3,17 (sebelumnya 4,29). (NS/MC)



