
AMBON,Nunusaku.id,- La Aca, nelayan asal Dusun Lirang Desa Luhu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang sebelumnya hilang kontak saat melaut beberapa hari lalu berhasil ditemukan meninggal dunia.
Korban ditemukan nelayan Desa Masawoi pada koordinat 3°16′ 29.64″ S – 127°35′ 27.94″ E di sekitar pesisir Pantai Desa Masawoi Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (3/8/24).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah jelaskan, sejak Sabtu pagi, KN SAR Abimanyu beserta Unsur SAR Gabungan kembali melanjutkan ops pencarian korban di hari ketiga.
Sejumlah titik koordinat yang sudah di ploting menjadi sasaran guna melaksanakan Operasi Pencarian. Ops pencarian dilakukan sejauh -+ 16,95 nautical mile.
“Pukul 15.00 WIT, Tim SAR gabungan menerima informasi dari Polsek Manipa melaporkan ditemukannya sesosok jenazah di sekitar Pantai Desa masawoi dalam keadaan meninggal dunia,” urainya.
Setelah dilakukan pengecekan, kata Arafah, jenazah tersebut benar adalah korban, nelayan asal Luhu yang hilang beberapa hari lalu saat melaut.
“Korban langsung dievakuasi masyarakat setempat dan dibawa menuju Puskesmas Tomalehu Timur, Pulau Manipa, guna ditangani lebih lanjut,” jelasnya.
Sebelumnya, informasi laka laut ini pun sudah disebarkan ke beberapa instansi terkait di Kabupaten SBB, sehingga pihaknya patut ucapkan terima kasih terhadap unsur gabungan yang sudah bekerja sama sehingga korban bisa ditemukan.
Diketahui, korban La Aca, nelayan asal Dusun Lirang, Desa Luhu, Kabupaten SBB dilaporkan hilang saat melaut, pada Rabu (31/7/24) sekira pukul 05.00 WIT.
Pria berusia 57 tahun ini diketahui pergi melaut di sekitar perairan Dusun Lirang Kabupaten SBB namun hingga dua hari kemudian tak kunjung kembali ke rumahnya. (NS)



