
AMBON,Nunusaku.id,– Sebanyak 1.183 vial vaksin Polio NOPV2 untuk 59.150 tetes diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk pelaksanaan pekan imunisasi nasional (PIN) serentak 23 Juli mendatang.
“Kota Ambon dapat 1.183 vial untuk 59.150 tetes. Dengan jumlah tersebut dan banyaknya anak-anak di Kota ini yang siap divaksin, dipastikan mencupi, cukup itu,” tandas Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Wendy Pelupessy saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (17/7).
Mengenai jumlah anak di Kota Ambon yang sesuai usia 0-7 tahun untuk wajib vaksin Polio nantinya, Pelupessy mengaku, ada di angka 33.719 orang.
“Terdata 33.719 untuk vaksin tahap pertama,” jelasnya.
Sebelumnya diketahui, Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie menyerahkan secara simbolis Vaksin Polio NOPV2 kepada Penjabat Walikota Ambon Dominggus N. Kaya didampingi Kadinkes Ambon di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Rabu (17/7).
Sadali meminta seluruh Bupati/Walikota se-Maluku untuk mempersiapkan pelaksanaan umunisasi Polio yang akan dilaksanakan serentak pada 23 Juli 2024, bertepatan dengan Hari Anak Nasional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akuinya, akan menyalurkan vaksin mulai hari ini sampai beberapa hari kedepan kepada Kabupaten/Kota. Karena itu diharapkan koordinasi dilakukan secara baik berkaitan pola penyimpanan vaksin agar bisa tahan lama untuk dipakai.
“Nanti dikoordinasikan secara baik bagaimana pola penyimpanan vaksin tersebut sehingga bisa diamankan sampai 23 Juli dan vaksinasi gelombang kedua pada bulan Agustus, agar pelaksanannya bisa tepat waktu dan tepat sasaran,” tegas Sadali.
Vaksinasi Polio ini menyasar anak-anak berumur 0-7 tahun. Oleh sebab itu dirinya mengharapkan agar data yang ada bisa lebih diperhatikan, sehingga sasaran target 274.564 anak bisa dicapai maksimal.
“Jadi di Provinsi punya target harus mencapai minimal 95 persen dari target yang telah ditentukan, berarti harus bisa mencapai 196.650 anak, yang harus tervaksin polio pada tahap pertama,” ujar Sadali.
Diketahui, hadir juga pada kesempatan itu Pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Kota Ambon, pejabat administrator, pengawas, serta perwakilan Kabupaten/Kota se-Maluku yang ikut secara virtual. (NS)

