
AMBON,Nunusaku.id,- Berikan bahan, data, maupun informasi yang valid dan akuntabel yang diperlukan, serta dukung tugas tim audit kinerja Itjenad dengan sepenuhnya.
Pernyataan itu diungkap Kasdam XV/Pattimura Brigjen TNI Nefra Firdaus mewakili Pangdam Mayjen TNI Syafrial saat taklimat awal audit kinerja Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) di Satuan jajaran Kodam XV/Pattimura di ruang Yudha Makodam, Senin (1/7/2024).
“Kepada para Asisten, Dansat, dan Kabalak yang menjadi obyek pemeriksaan tim audit kinerja Itjenad, saya minta berikan perhatian yang sungguh terhadap pelaksanaan kegiatan audit di Satuan masing-masing, dengan memberi data, bahan dan informasi yang valid dan akuntabel,” tegasnya.
Audit kinerja kata dia, merupakan salah satu fungsi penting dalam pengawasan terhadap kinerja dan pengelolaan anggaran, guna mengidentifikasi dan mencegah sedini mungkin terjadinya penyimpangan atau kesalahan yang tidak perlu terjadi.
Hal ini sangat penting dilakukan, dalam rangka mewujudkan kinerja Satuan dan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Semoga pelaksanaan tugas tim audit kinerja Itjenad dapat berjalan dengan lancar dan mencapai sasaran yang telah direncanakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Audit Itjenad Brigjen TNI Agus Firman Yusmono menjelaskan, audit kinerja Inspektorat TNI AD merupakan kegiatan independen dan objektif yang dirancang untuk memberikan nilai tambah, guna meningkatkan operasional dan kinerja dalam mewujudkan tujuan organisasi.
“Ruang lingkup audit kinerja ini ialah melaksanakan pengawasan terhadap program kerja dan anggaran 2023 yang telah dilaksanakan, serta pengawasan program kerja dan anggaran 2024 yang sedang berjalan,” katanya.
Audit kinerja ini juga tambah dia, bertujuan mengevaluasi dan memberikan pendapat, mengenai kewajaran laporan berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh, sehingga tidak terdapat temuan yang berulang, dan kedepannya kinerja Satuan akan lebih baik.
“Pada program kerja pengawasan 2024, Inspektorat TNI AD akan melaksanakan audit kinerja dengan menggunakan penggabungan metode current dan post audit. Sasaran audit adalah tata kelola organisasi dan kinerja serta pertanggungjawaban keuangan,” jelasnya. (NS)



