NasDem Ambon Benarkan Rekomendasi BW-ET Diteken Bappilu, Bukan Ketum & Sekjen
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- DPP Partai NasDem telah mengeluarkan “rekomendasi” kepada mantan Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta, Ketua DPRD Ambon sebagai bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon.

Penyerahan dokumen “rekomendasi” dengan nomor : 234 SI/RP/BPP-NasDem/VI/2024 tertanggal 26 Juni 2024 diserahkan elit DPP kepada Bodewin yang didampingi Ketua DPW NasDem Maluku Hamdani Laturua, Ketua DPD NasDem Ambon Morits Tamaela di NasDem Tower, Kamis (27/6).

Dalam dokumen “rekomendasi” yang berisi 5 poin itu, jelas ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Pusat DPP NasDem, Prananda Surya Paloh dan Willy Aditya.

Belum diteken Surya Paloh dan Hermawi Taslim sebagai Ketua dan Sekretaris Umum DPP NasDem dalam bentuk surat keputusan (SK) yang akan dipakai mendaftar ke KPU.

Hal itu turut dibenarkan Sekretaris DPD NasDem Kota Ambon, Adam Hadiba yang didampingi jajaran pengurus DPD Kota.

“Benar. DPP NasDem telah memberi rekomendasi untuk pasangan bakal calon Walikota-Wakil Walikota, Bodewin Melkias Wattimena dan Ely Toisuta. Surat rekomendasi diteken Ketua dan Sekretaris Bappilu DPP,” tandasnya kepada awak media di Ambon, Jum’at (28/6).

Menurutnya, rekomendasi DPP itu sifatnya final dan mengikat. Sebab itu di poin kedua DPP tegas memerintahkan DPD NasDem Kota Ambon untuk bersama dengan calon kepala daerah melakukan komunikasi politik dengan partai lain guna mencari dukungan sebagai syarat pendaftaran ke KPU.

“Jadi di NasDem tidak mengenal yang namanya surat tugas, seperti partai lain. Tapi rekomendasi. Rekomendasi ini akan dibawa ke KPU. Ini sesuai mekanisme, sebagaimana rekomendasi yang sama pula dikeluarkan untuk Calkada lainnya,” tegas Hadiba.

Disinggung apa alasan DPP merekomendasi Bacalon Wakil Walikota (Wawali) bukan kader NasDem dan tidak berproses sedari bawah untuk mendaftar, padahal ada Bacalon Wawali yang memiliki survey tinggi di internal, Hadiba mengaku, itu menjadi domain penuh DPP.

Sebab memang tahapan dilakukan DPP dengan berpatokan ke hasil survey baik oleh lembaga survey maupun dari survey personal Bacalon Walikota. Tentu juga ada pertimbangan lainnya.

“Soal wakil itu belum tahu kenapa DPP memilih nama Ely Toisuta, hanya DPP yang tahu. Walau memang hasil survey internalnya rendah. Kalau Bacalon Walikota itu survey memang tinggi,” tukas Hadiba. (NS)

 

 

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email