
AMBON,Nunusaku.id,- Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Syafrial didampingi Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura Ny. Shinta Syafrial dan beberapa pejabat utama Kodam Pattimura berkunjung ke Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (24/6/24).
Setiba di Bandara Jos Orno Imsula-Moa Tiakur, Pangdam menuju Gunung Kerbau untuk meninjau titik eksplorasi Air Balai Wilayah Sungai (BWS), serta ketahanan pangan Kodim 1511/Moa di Kota Tiakur, sekaligus melakukan panen cabai bersama jajaran.
Usai panen bersama, Pangdam menyambangi Kodim 1511/Moa, guna bertatap muka dan memberi pengarahan kepada Prajurit dan Persit. Dia berharap, kehadirannya bisa menambah moril anggotanya dalam melaksanakan tugas.
“Semboyan yang dimiliki Kodim 1511/Moa yaitu, “Ina Nara Ama Syali” yang bermakna, tetap bersatu dan bergandengan tangan membangun MBD dalam sebuah rahim persaudaraan. Itu harus diilhami benar oleh seluruh jajaran selama tugas di tanah ini,” tandasnya.
Kepada seluruh prajurit, Pangdam mengingatkan, untuk menjadi tentara itu tidak mudah, karena persaingan yang begitu banyak, dan yang terpilih hanya beberapa saja.
“Untuk itu, hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat merugikan Satuan, diri sendiri maupun keluarga. Para unsur pimpinan juga harus selalu mengingatkan anggotanya untuk stop melakukan pelanggaran”, ingatnya.
Selain itu, Pangdam menekankan tentang netralitas TNI menjelang Pilkada serentak 2024 mendatang. Artinya TNI tidak boleh memihak dan tidak terlibat politik praktis dalam bentuk apapun.
“Saya ingatkan, disetiap daerah memiliki tingkat kerawanannya masing-masing. Untuk itu, jangan sampai terpengaruh isu-isu politik maupun SARA, yang dapat merugikan diri sendiri maupun instansi”, tegas Pangdam.
Kepada Persit, Jenderal Bintang Dua itu minta agar mendukung tugas suami sebaik-baiknya dan selalu menciptakan keharmonisan didalam rumah tangga. Selain itu dalam bermedia sosial, harus bijak dan cerdas.
“Jika ada berita yang belum jelas kebenarannya, baik itu berita hoax maupun ujaran kebencian, jangan sampai disebarluaskan. Terkait Pilkada, Persit dipersilahkan untuk memilih, namun tidak boleh mempengaruhi orang lain untuk ikuti pilihannya,” pesannya.
Usai tatap muka, Pangdam memberikan tali asih kepada prajurit dan Persit yang sakit menahun. Selanjutnya, Pangdam dan rombongan menuju ke Desa Patti untuk meninjau pembangunan Kompi 734/SNS (NS).

