Kasus Kekerasan Seksual di Maluku Jadi Perhatian Utama LPSK
1718879450_a7a609fc2d6fe72a0068

AMBON,Nunusaku.id,- Kasus-kasus kekerasan seksual di Provinsi Maluku menjadi perhatian utama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Oleh karena itu, penting untuk membangun kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi dengan Kepolisian RI.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua LPSK RI, Wawan Fahrudin saat mengunjungi Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Kamis (20/6).

“Kami berharap adanya dukungan dan kerjasama dari Polri, khususnya Polda Maluku,” harap Wawan didampingi sejumlah staf LPSK.

Meskipun bukan daerah dengan tingkat tindak pidana yang tinggi, namun akui Wawan,  Maluku tetap mendapatkan perhatian dari LPSK, seiring dengan 57 permohonan yang masuk.

Karena itu, selain dalam rangka bersilaturahmi, tetapi kedatangannya juga akui Wawan, untuk melaksanakan kegiatan perlindungan berbasis komunitas sahabat saksi dan korban di Bumi Raja-raja.

“Kami merupakan pimpinan baru di LPSK RI yang satu bulan lalu diambil sumpah dan dilantik oleh Bapak Presiden RI dengan jabatan Wakil Ketua LPSK RI,” kata Wawan.

Kedatangan Wakil Ketua LPSK RI disambut hangat Kapolda. Ia berharap pertemuan ini merupakan awal dari hubungan kerjasama kedepan yang lebih baik antara Polda Maluku dengan LPSK RI.

“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan LPSK. LPSK adalah salah satu mitra Polri dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Hubungan antara Polda Maluku dan LPSK selama ini berjalan cukup baik,” ungkapnya didampingi Direktur Reskrimsus dan Direktur Reskrimum Polda Maluku.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap kedepan Polda Maluku dan LPSK dapat meningkatkan kerjasama dengan melaksanakan kegiatan secara bersama.

“Kedepan, saya berharap adanya kegiatan yang lebih meningkatkan hubungan baik agar Polda Maluku dan LPSK RI dapat bersinergi dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan saksi dan korban sehingga kasus yang ada dapat ditangani dengan baik,” harapnya.

Kapolda pun menyoroti terkait berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cukup tinggi di Maluku. Ia merasa prihatin dengan persoalan yang kerap terjadi akibat minimnya edukasi dan maraknya konsumsi minuman keras (Miras).

“Saya sampaikan terima kasih atas hubungan kita yang cukup baik selama ini, dan saya berharap fungsi Reskrim kita dapat terus mendukung LPSK,” pintanya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email