
AMBON,Nunusaku.id,- Polda Maluku mendapatkan bekal berupa pembinaan penanggulangan dan pencegahan radikalisme kepada pegawai negeri pada Polri.
Hal itu tercermin lewat kegiatan yang diikuti dari ruang video conference Mapolda Maluku ini dihadiri Kabag Watpers Biro SDM mewakili Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Leo Surya Nugraha Simatupang dan Kasubbag Rohjashor Bag Watpers Biro SDM bersama perwakilan personel dari masing masing satuan kerja.
Lewat zoom meeting, Karo Watpers SSDM Polri Brigjen. Pol Anwar mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan agar bisa mendapatkan pengalaman yang tidak diragukan.
“Kita datangkan narasumber yang sudah senior dan ahli di bidang intoleran dan radikal dari berbagai agama biar kita bisa saling sharing,” katanya.
Dikatakan, pegawai pada Polri ada dua yaitu anggota Polri dan ASN. Terkait itu, Polri sudah membuat suatu organisasi semacam KONI. “Intinyanya adalah mewadai anggota dan ASN Polri untuk tetap berprestasi di bidang olahraga,” katanya.
Polri, lanjut Brigjen Anwar, sudah memiliki alat untuk mendeteksi seorang radikal. Akan tetapi alatnya belum efektif untuk melihat orang ini radikal atau non radikal. (NS)



