Hujan Deras di Ambon, 35 KK Terdampak Longsor, Banjir Rendam Kota
IMG_20240605_222443

AMBON,Nunusaku.id,- Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di beberapa Kecamatan pada Ibukota Maluku, Kota Ambon setelah dihantam hujan dengan intensitas tinggi sejak 3 Sampai 5 Juni 2024, atau tiga hari berturut-turut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Rabu (5/6), sedikitnya ada 35 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak tanah longsor akibat hujan deras selama tiga hari.

Sekretaris BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan mengatakan, 35 KK yang terdampak itu tersebar pada beberapa Kecamatan, yakni Sirimau, Leitimur Selatan, Nusaniwe, Teluk Ambon dan Baguala.

“Bencana tanah longsong paling banyak terjadi di Kecamatan Sirimau dengan 22 titik, kemudian Leitimur Selatan 4 titik, Teluk Ambon 1 titik, Nusaniwe 3 titik serta Baguala 3 titik,” jelasnya.

Selain tanah longsor, dampak cuaca ekstrim seperti hujan deras disertai angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di area Asrama Putri Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.

“Akibat tanah longsor karena cuaca ekstrim, ada 35 KK yang terdiri dari 153 jiwa dengan rincian laki-laki 80 perempuan 73 yang terdampak bencana di Kota Ambon,” jelasnya.

Dikatakannya, menurut Informasi BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada beberapa wilayah di Maluku. Kondisi ini diperkirakan masih dapat Berlangsung Hingga Rabu 5 Juni 2024 Pukul 17.00 WIT.

Seperti himbauan Pj Walikota Ambon, ia mengatakan, masyarakat yang bermukim dilereng gunung, bantaran sungai dan daerah rawan longsor dihimbau untuk Waspada terhadap Hujan Lebat yang disertai Angin Kencang.

“Pak Pj Walikota juga sudah mengimbau, bagi Para Nelayan, untuk Waspada terhadap Tinggi Gelombang yang Sedang serta Angin Kencang yang dapat Dapat Mempengaruhi Aktivitas Melaut,” pungkasnya. (NS)

 

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email