Polri Siap Wujudkan Pilkada 2024 Aman & Damai di Maluku
IMG-20240520-WA0120-768x512

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan, kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya Polda Maluku siap untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 yang aman dan damai di Maluku.

“Polri bersama aparat keamanan lainnya mendukung sepenuhnya pengamanan Pilkada 2024 agar berjalan aman dan damai,” tegas Kapolda saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Pilkada serentak bersama KPU Provinsi dan Kabupaten Kota se-Maluku di Balroom The Natsepa Hotel, Senin (20/5).

Dikatakan, pihaknya siap bersinergi dengan instansi terkait lainnya dalam mengamankan pemilihan kepala daerah-wakil kepala daerah (Pilkada) pada November 2024 mendatang.

“Kita harus bekerja sama dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, mulai hari ini kita laksanakan pelatihan selama 3 hari itu akan membentuk soliditas dan sinergitas, itu yang paling penting,” kata Lotharia.

Soliditas dan sinergitas antar sesama lembaga negara dalam mensukseskan pesta demokrasi sangat penting dilakukan. Banyak pengalaman telah membuktikan hal tersebut.

“Kuncinya adalah soliditas dan sinergitas, ini kunci keberhasilan dalam menghadapi persoalan yang ada dan paling utama adalah integritas dan netralitas para penyelengara pemilu dalam melaksanakan Pilkada 2024 nantinya,” ungkapnya.

Polri, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda) dan penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP, kata Kapolda, merupakan perpanjangan tangan Pemerintah dalam melaksanakan dan pengamanan kegiatan Pilkada serentak untuk kepentingan bangsa dan negara sesuai Undang-Undang dan aturan hukum yang telah ditetapkan.

“Penyelenggara pemilu itu KPU, Bawaslu dan DKPP, jadi baik buruknya hasilnya nanti , tergantung integritas, profesionalitas dan kualitas di teman-teman semua yang duduk di sini,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan lancar, orang nomor 1 Polda Maluku ini meminta KPU agar melaksanakan tupoksi, peran dan tanggungjawabnya sesuai UU dan aturan pendukung yang ditetapkan.

Kapolda juga tekankan kepada penyelenggara Pemilu atau personel KPU wajib netral sesuai aturan hukum atau peraturan yang telah ditetapkan.

“Cegah terjadinya kasus korupsi anggaran di KPU yang dapat membuat kepercayaan publik turun terhadap kinerja KPU,” pintanya.

Penyelenggara Pemilu juga diharapkan dapat melaksanakan kegiatan cooling system dengan sosialisasi aturan aturan, deklarasi damai dan pelibatan masyarakat untuk terciptanya Pilkada yang sejuk dan hasilnya berkualitas.

“Bangun komunikasi dan koordinasi intens dengan tokoh parpol, tokoh masyarakat, wartawan atau media yang mendukung Pilkada damai. Tingkatkan sinergitas dengan TNI Polri dan Pemda dalam mewujudkan Pilkada aman dan damai,” ingatnya.

Kapolda berharap seluruh instansi terkait agar dapat memastikan semua kesiapan dan Protap berjalan dengan baik.

“Seperti petugas harus profesional dan kompeten; penyiapan logistik pemilu lengkap; pendistribusian dan pengamanan tepat waktu; pelaksanaan pemungutan dan hitung suara sesuai aturan; penanganan setiap masalah dengan cepat dan tuntas; serta intensifkan Gakkumdu,” kuncinya.

Untuk diketahui, Rakor tersebut dihadiri oleh Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku , Ketua KPU Maluku serta kabupaten/kota dan para komisioner, dan perwakilan KPU RI. (NS)

 

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email