Minta Dukungan PPP, Enam Masalah Jadi Fokus FCT Benahi Maluku
IMG-20240520-WA0028

AMBON,Nunusaku.id,- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) jadi partai politik terakhir yang disambangi Febry Calvin Tetelepta untuk berproses sebagai bakal calon (Balon) Gubernur Maluku periode 2024-2029.

Diantar dengan musik hadrat dan tim serta ratusan relawan, Febry yang akrab disapa FCT disambut Sekretaris wilayah PPP Maluku, Rovik Akbar Afifudin dengan memakaikan kopiah di depan sekretariat DPW, Senin (20/5).

Usai mendaftar, FCT menegaskan konsisten dengan semangat perubahan yang ingin diwujudkan untuk Maluku lima tahun kedepan, dengan menjadikan enam (6) masalah jadi fokus.

Diantaranya membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas, pengentasan kemiskinan, membangun Maluku tak lagi Ambon-sentris tetapi jadi Maluku-sentris, membangun ekonomi lokal atau local wisdom, pembangunan berbasis kewilayahan/gugus pulau dan reformasi birokrasi; menata ulang birokrasi Maluku yang hari ini dikelola asal-asalan.

“Saya akan ikuti semua proses dan mekanisme di partai ini, partai tua dan memiliki rekam jejak politik cukup baik dan teruji di kancah nasional maupun lokal. Saya berharap didukung PPP untuk masuk di kontestasi Pilkada Maluku,” tandas FCT.

Dikatakan, motivasi dirinya maju bertarung di Pilkada Maluku berangkat dari beragam indikator masalah pembangunan yang masih terjadi di Bumi Raja-raja lima tahun terakhir atau di era kepemimpinan Murad Ismail.

Diantaranya kemiskinan yang semakin tinggi, indeks pembangunan manusia (IPM) semakin rendah, pengangguran terbuka sangat tinggi karena kemajuan ekonomi tapi sangat sedikit dan tidak mempersyaratkan sebuah lompatan kemajuan yang lebih baik.

“Kita malah satu dari 22 provinsi di Indonesia yang sampai saat ini belum kembali seperti zaman sebelum pandemi Covid-19. Ini proses yang sangat serius untuk kita pastikan bahwa Maluku harus lebih baik,” tegas Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) RI itu.

Oleh karena itu, tema “Perubahan” diusung untuk lima tahun kedepan menjadikan Maluku yang unggul, Maluku maju dan sejahtera untuk semua.

Dengan menitikberatkan pada pembangunan manusia, pembangunan infrastruktur secara merata dan masif di 11 Kabupaten/Kota yang tidak lagi Ambon-sentris tapi Maluku-sentris, membangun ekonomi lokal yang berbasis potensi dan kearifan lokal di sektor pariwisata, kelautan.

“Terakhir tentu reformasi birokrasi. Leadership menjadi sangat penting disini. Stop kerja tepuk tangan. Sebab kita tahu Maluku saat ini terpuruk, jauh dari harapan kita. Padahal kita punya potensi alam sangat besar, kualitas manusia yang sangat besar, tetapi lima kabupaten/kota menyumbang kemiskinan dan IPM rendah, itu akan jadi fokus kita untuk dituntaskan,” jelasnya.

Dengan visi besar itu, dirinya yakin bersama PPP dan sejumlah partai lainnya, akan melangkah bersama mewujudkan Maluku yang lebih baik, maju dan sejahtera untuk semua.

“Saya percaya PPP tidak sembarang tapi punya pertimbangan untuk memberikan amanah kepada orang, pasangan yang tepat untuk membangun, merubah Maluku jadi lebih baik kedepan,” pungkasnya. (NS)

 

Views: 7
Facebook
WhatsApp
Email