Tri & Anak Bupati Bursel Tak Masuk Balon Wawali, PDIP Ambon akan "Ditegur"
IMG-20240520-WA0001

AMBON,Nunusaku.id- Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Ambon bakal kena teguran DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku.

Pasalnya dua kader PDI Perjuangan Kota Ambon yakni Tri Merdekawati dan Aris Sugiharto Soulisa, yang diusulkan sebagai Bakal Calon Wakil Walikota (Wawali) Ambon periode 2024-2029, ternyata tidak masuk penyaringan DPD yang dimulai Minggu (19/5) hingga Rabu (21/5).

Dari jadwal yang diterima terkait fit and proper test Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dari 11 Kabupaten/Kota yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, nama keduanya tidak tercantum didalam.

Padahal diketahui, gambar keduanya, Tri dan Aris yang adalah anak Bupati Buru Selatan (Bursel) telah terpajang dispanduk maupun baliho DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, bersamaan dengan gambar empat (4) Bakal Calon Walikota lainn yang berproses di PDI Perjuangan Kota Ambon.

Bahkan, mereka telah disosialisasikan oleh DPC di seluruh kecamatan di Kota Ambon, sebagai kandidat Balon Wakil Walikota Ambon yang disiapkan.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Tim Penjaringan DPD PDI Perjuangan, Robby Tutuhatunewa membenarkan tidak masuknya kedua kader DPC PDI Perjuangan itu dalan tahap penyaringan tahap awal yang dilakukan DPD.

Pasalnya, sesuai hasil supervisi DPD ke DPC terkait penjaringan Bacalkada, finalnya hanya diketahui empat (4) orang Bacalon Walikota, tanpa ada Bacalon Wakil Walikota yaitu Tri Merdekawati dan Aris Soulissa.

“Karena itu dua nama dan foto Bacalon Wakil Walikota Ambon yang terpampang di sejumlah Baliho DPC itu tidak resmi. Tidak sesuai proses penetapan yang dilakukan pada saat proses penjaringan,” jelasnya, Senin (20/5).

Mekanisme proses tahapan penjaringan itu di PDI Perjuangan ada dan jelas. Karena itu ditegaskan bahwa selama sampai penutupan penjaringan Bacalkada, kedua nama itu tidak pernah muncul.

“Saya sendiri baru tahu bahwa nama itu muncul saat melihat baliho yang di-posting. Karena itu DPD akan mempertanyakan ke pimpinan DPC kenapa terjadi hal seperti itu,” pungkas Tutuhatunewa. (NS)

Views: 25
Facebook
WhatsApp
Email