
AMBON,Nunusaku.id,- Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Leo Octavianus turut menjadi narasumber sosialisasi Netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Ambon tahun 2024 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, di Convention Hall Maluku City Mall Kota Ambon, Selasa (14/5).
Menurut Leo, pihaknya selalu mendukung dan bersinergi dengan kepolisian serta semua stakeholder untuk menciptakan situasi yang kondusif dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) maupun Pilkada yang akan dihelat 27 November 2024 mendatang.
Menyoal netralitas ASN, sejatinya lebih kepada KPU, Bawaslu, Kejaksaan Negeri dan Kepolisian, selaku perangkat hukum dan penyelenggara Pemilu.
Dimana sesuai UU No 5 tahun 2014 tentang Netralitas ASN, TNI dan Polri sama seperti ASN harus netral. Sebab masih ada hal-hal klasik yang mungkin terjadi di lingkungan terkait netralitas ini di momen politik.
“Saya berharap kita semua konsisten dalam menjaga netralitas khususnya ASN, guna membantu menciptakan situasi yang kondusif, sehingga kota Ambon ini terhindar dari hal-hal menonjol yang bersifat negatif terkait dengan situasi keamanan,” jelasnya.
Menghadapi Pilkada, TNI dan Polri akui Leo, juga sudah Mapping potensi-potensi yang ada, baik di wilayah, kelompok dan bagian tertentu yang rawan gangguan dan upaya antisipatif. Ini sebagai upaya menjaga situasi agar tetap kondusif.
Walau melihat proses Pemilu 2024 Februari lalu baik Pilpres dan Pileg, di Kota Ambon berlangsung aman dan berhasil, tidak ada hal-hal yang menonjol yang berkaitan dengan keamanan.
“Kami tidak ingin kota Ambon dalam situasi dan kondisi kacau, kami juga tidak ASN berpihak pada salah satu calon. Gunakan hak pilih dan berlaku netral sesuaikan prosedur ketentuan serta aturan yang berlaku,” tandas Leo.
Kodim 1504/Ambon termasuk Polri akui Dandim, akan terus mendukung Pemkot dan semua pihak, agar proses Pilkada ini berjalan aman dan lancar.
“Penting untuk selalu imbau pentingnya netralitas ASN, karena disitulah letak potensi terjadinya perpecahan di lingkungan masyarakat, baik antar kelompok, bahkan di lingkungan keluarga. Ini fakta,” pungkasnya.
Selain Dandim, Pj Walikota, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Kabag SDM Polresta Ambon mewakili Kapolresta, Ketua KPU dan pimpinan Bawaslu Kota Ambon juga didapuk sebagai narasumber. (NS)



