Empat Alumni IAKN Ambon Emban Jabatan Strategis di STT Bethel
InShot_20240513_212459973

AMBON,Nunusaku.id,- Bangga. Itulah kata yang tepat dialamatkan kepada empat (4) orang alumni Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, yang mengemban jabatan strategis di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Bethel Ambon.

Keempat alumni itu ialah Jefry Souhuwat, M.Pd yang dipercaya sebagai Wakil Ketua bidang Akademik, Helen Letlora, M.Pd yang didapuk sebagai Wakil ketua bidang kemahasiswaan, alumni dan hubungan kerjasama.

Selanjutnya ada nama Yunita Tomasoa, M.Pd dan Amos Lekiwona, M.Pd, yang sama-sama menjadi partner kerja sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Prodi Pendidikan Agama Kristen (PAK).

Selain itu, wakil ketua bidang keuangan dan kelembagaan, Milred Tomasoa, M.Th dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Mega Sanaky, M.Pd ikut juga mendapat amanah.

Pelantikan dan serah terima jabatan keempat alumni IAKN Ambon bersama dua koleganya untuk periode 2023-2027 dilakukan Ketua STT Bethel Ambon Victor Ramot Hutahean, M.PdK, disaksikan Ketua Yayasan Bethel Indonesia cabang Maluku, ibu Yoty Henny Manusama/R dan pengurus di aula kampus Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon, Senin (13/5).

Hutahean bersyukur, momen pelantikan dan serah terima jabatan struktural dan fungsional di STT Bethel Ambon ini bisa terlaksana dengan baik. Semua dapat terjadi karena penyertaan Tuhan dan tentu atas dukungan civitas akademika STT Bethel Ambon dan pengurus Yayasan Bethel Indonesia cabang Maluku.

“Mari bersama bergandeng tangan mengembangkan STT Bethel Ambon. Ini tugas mulia tapi pasti ada banyak tantangan dan rintangan kedepan. Tetapi yakin dalam penyertaan dan kehendak Tuhan, pasti ada perubahan dan kemajuan terhadap institusi ini,” harapnya.

Ditegaskan, STT Bethel-Ambon selain bertanggungjawab mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yakni pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi tuntutan lain ialah mengupayakan proses akreditasi PT dengan pendekatan 9 standar sebelum Agustus 2024.

“Seperti pembentukan senat dan anggota senat PT, menyiapkan dokumen penting seperti rencana induk pengembangan (RIP), rencana strategis pengembangan (Renstra) dan rencana operasional pengembangan (Roadmap) agar STT Bethel Ambon mencapai tujuan yang diharapkan. Kami tetap minta dukungan pihak Yayasan agar tetap berjalan bersama, memberi dorongan dan motivasi bagi proses itu” ujar Hutahean.

Sementara Ketua Yayasan Bethel Indonesia cabang Maluku, ibu Yoty Henny Manusama/R bersyukur ada satu langkah maju untuk jadikan STT Bethel Ambon lebih baik. Ini menunjukkan dengan kepemimpinan yang sehat, maka akan ada pertumbuhan dan perkembangan lembaga pendidikan yang sehat pula.

“Jangan ragu untuk tetap lakukan yang terbaik, karena kita punya Tuhan. Mari terus usahakan sesuatu yang baik, dengan apa yang ada pada kita, walau tidak banyak. Tapi pasti akan menghasilkan banyak hal indah. Ini saatnya kita mengusahakan sejarah perjalanan yang baru,” ungkapnya.

Dalam kesatuan ada kekuatan. Sebab itu dirinya berpesan, bahwa berkat dan kasih karunia Tuhan selalu lingkupi civitas akademik STT Bethel Ambon walau dalam keterbatasan.

“Keterbatasan bukan satu-satunya alasan, sebab banyak hal bisa kita lakukan, dengan mengikut cara Tuhan,” ingat Manusama. (NS)

 

Views: 14
Facebook
WhatsApp
Email