
AMBON,Nunusaku.id,- Cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Kota Ambon-Maluku sejak Minggu (12/5) hingga Senin (13/5).
Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, kejadian itu mengakibatkan pohon tumbang dan tanah longsor terjadi di sejumlah titik, dengan masyarakat terdampak 11 kepala keluarga (KK) dan 41 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Fahmi Salatalohy menyebut, longsor terjadi di Kayu Putih-Desa Soya, Kopertis, Warawiri, BTN Manusela-Desa Batumerah, Skip Atas-Kelurahan Batu Meja, Siwang-Negeri Urimessing, Batu Gong-Desa Passo, Kelurahan Mangga Dua, Negeri Hukurila Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel).
Sedangkan pohon tumbang terjadi di RT 003/006 kelurahan Benteng Kecamatan Nusaniwe yang mengakibatkan rumah keluarga Tandiago rusak.
“Pusdalops beserta Darlog pagi ini meninjau lokasi tanah longsor untuk berikan bantuan kepada korban. Sementara untuk pohon tumbang yang menimpa rumah, sudah ditebang warga setempat,” tandas Fahmi via WhatsApp, Senin (13/5).
Kepada warga masyarakat terdampak bencana tanah longsor dan pohon tumbang pihaknya kata Fahmi, berikan bantuan berupa terpal, Sekop, Akarung dan Gerobak.
Pohon tumbang akibat angin kencang sebutnya, sempat membuat akses jalan terhambat. Namun setelah ditebang dan dibersihkan, situasi sudah normal. Demikian pula akses internet sempat terganggu dan listrik sempat padam.
“Tidak ada korban jiwa pada dua kejadian bencana itu. Akan tetapi longsor selain membuat rumah rusak, juga keluarga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang lebih aman.
Masih terjadinya hujan lebat disertai angin kencang kata dia, kemungkinan berpotensi ada tambahan titik yang terdampak tanah longsor maupun pohon tumbang.
“Akan kami update lanjut terkait kejadian terkini,” akunya. (NS)

