Polemik Berakhir, Herve Rehata Pimpin Negeri Soya Hingga 2030
IMG-20240504-WA0004

AMBON,Nunusaku.id,- Polemik panjang yang terjadi di Negeri Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon perihal kepala pemerintahan negeri (KPN) atau Raja, akhirnya berakhir alias tuntas, Jum’at (3/5/2024).

Ketuntasan itu ditandai dengan Herve R.J Rehatta yang resmi memimpin Negeri Soya dengan masa jabatan 6 tahun terhitung 2024-2030.

Pelantikan Herve, kepala pemerintah Negeri Soya dilakukan Penjabat Walikota Ambon di Balai Saniri Negeri Soya Kecamatan Sirimau Kota Ambon, yang turut disaksikan anggota DPRD Kota Ambon, perwakilan Forkopimda Kota dan masyarakat Negeri Soya.

Dilantiknya Harve berdasarkan surat keputusan Walikota Ambon nomor 1073 tahun 2024 tentang pemberhentian dengan hormat dari jabatan kepala pemerintahan Negeri Soya dan pengesahan pengangkatan kepala pemerintah Negeri Soya Kecamatan Sirimau masa jabatan 2024-2030.

Wattimena menegaskan, dengan pelantikan ini menandai berakhirnya polemik yang terjadi di Negeri Soya, supaya proses pemerintahan bisa berjalan dengan baik.

“Kita memiliki tantangan yang besar, khusus dalam upaya kita bersama untuk mensejahterakan masyarakat di Kota Ambon. Karena itu Raja agar mulai bekerja memperbaiki semua kekurangan dan terus membangun Negeri Soya yang sama-sama kita cintai,” harapnya.

Kehadiran Harvey sebagai pejabat definitif kepala pemerintah Negeri Soya, diharapkan dapat menyelenggarakan pemerintahan dengan baik, menegakkan serta mempertahankan nilai adat istiadat yang dimiliki negeri ini.

“Dengan pelantikan ini, saya harapkan tidak lagi ada perpecahan di antara warga negeri dan semua bersatu membangun membangun negeri ini ke depan,” pinta Wattimena.

Lebih lanjut menurutnya, Raja yang baru dilantik ini adalah anak muda, sehingga butuh bimbingan serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat yang juga merupakan pemangku kepentingan di negeri ini.

Agar tugas dan tanggung jawab yang diemban dapat berjalan dengan baik dan imbasnya dapat dirasakan seluruh warga Negeri Soya.

“Anak muda butuh bimbingan serta dukungan saniri, tokoh agama, tokoh adat, supaya tugas dan tanggung jawab yang diemban bisa dilaksanakan dengan baik,” ingatnya. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email