
BULA,NUNUSAKU.ID,– Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap lima warga Desa Bula yang hilang kontak saat melaut di sekitar Perairan Pulau Bais, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), berakhir dengan hasil positif.
Kelima nelayan tersebut berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi
selamat, Minggu (1/11). Adapun lima korban yakni Sarajuh Suakul (60), Umar (60), Aher Rumaday (45), Suandy Muhamad (35), dan Arken (24).
Informasi kejadian diterima kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dari Fikran Heluth, salah satu keluarga korban, pada pukul 15.25 WIT.
Berdasarkan laporan, kelima warga tersebut berangkat memancing menggunakan longboat pada Sabtu (31/10), sekitar pukul 07.00 WIT. Mereka dijadwalkan kembali ke Bula Minggu (1/11) pagi.
Namun, hingga waktu yang ditentukan, mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi akibat terkendala kabut tebal di sekitar perairan.
Keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan para korban. Mereka kemudian meminta bantuan SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Bula bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak tempuh menuju lokasi diperkirakan sekitar 11,85 mil laut dengan arah 342,60 derajat ke utara dari USS Bula.
Koordinator USS Bula, Sukri Patty, menjelaskan, tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.20 WIT dan langsung melakukan pencarian terhadap kelima nelayan tersebut.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. 30 menit kemudian tim Rescue USS Bula bersama unsur potensi SAR berhasil menemukan kelima korban pada koordinat 2°47’35.94″S – 130°24’14.39″E.
Para korban ditemukan dalam kondisi selamat, pada jarak sekitar 7,84 mil laut dengan arah 342,43 derajat ke utara dari lokasi kejadian.
Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Kota Bula untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat dan proses evakuasi telah selesai, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut,” tandas Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah kepada awak media, Selasa (3/11). (NS)





