IAKN Ambon Bidik Transformasi Jadi UKN di 2027, Rektor Tekankan Kualitas SDM Unggul
IMG-20261027-WA0007

AMBON,NUNUSAKU.ID,– Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menargetkan transformasi kelembagaan menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) di 2027 mendatang. Proses tersebut kini memasuki tahapan koordinasi lintas Kementerian setelah penyelesaian sejumlah aspek persyaratan kelembagaan.

Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si., mengungkapkan hal itu saat wisuda IAKN Ambon yang dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-8 IAKN Ambon, Selasa (27/10/26).

Menurut Anakotta, proses transformasi tersebut menjadi bagian penting dari proyeksi pengembangan institusi pendidikan tinggi keagamaan Kristen di Maluku agar semakin mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan tantangan masyarakat.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dalam rapat bersama pimpinan di tingkat pusat, rancangan besar atau grand design pendidikan tinggi keagamaan yang disiapkan Kementerian Agama telah menyelesaikan salah satu tahapan penting.

Tahapan berikutnya adalah koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan, guna menuntaskan berbagai persyaratan yang diperlukan dalam proses perubahan status kelembagaan.

“Kalau jawaban sementara yang diberikan, itu tahun 2027. Sebenarnya sudah masuk dalam skema 2026, tetapi ada prioritas lain terkait kelembagaan Pesantren. Kami berharap tahun depan bisa bertransformasi atau beralih status menjadi UKN,” ungkapnya.

Anakotta menyebutkan, proses transformasi tersebut tidak hanya melibatkan IAKN Ambon. Sejumlah perguruan tinggi keagamaan negeri lainnya juga masuk dalam skema perubahan kelembagaan, termasuk IAKN Manado dan IAKN Tarutung.

Perkuat Kualitas Lulusan melalui Tri Dharma

Disisi lain, Anakotta menegaskan, pengembangan IAKN Ambon tidak semata-mata berorientasi pada perubahan status kelembagaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi keilmuan yang kuat sekaligus kemampuan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, IAKN Ambon terus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, mahasiswa tidak hanya dilibatkan dalam proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dalam penelitian dosen dan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan keterlibatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman langsung dalam memahami persoalan sosial sekaligus mengembangkan kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan sesuai bidang masing-masing.

“Kami memastikan bahwa seluruh lulusan tidak hanya hebat dengan keilmuan mereka masing-masing, tetapi juga mampu menjawab masalah-masalah yang terjadi ditengah masyarakat,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, lanjut Anakotta, setiap fakultas memiliki alokasi pendanaan internal. Selain itu, dosen juga menjalankan sejumlah kegiatan secara mandiri, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, kegiatan pengabdian tersebut tetap diarahkan untuk melibatkan mahasiswa sesuai tema dan kebutuhan masyarakat yang menjadi sasaran program.

Dengan pola tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam menerapkan ilmu di lingkungan sosial.

Lulusan Diharapkan Berkontribusi pada PSN

Sebagaimana harapan Gubernur agar lulusan IAKN Ambon dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, termasuk proyek-proyek strategis nasional (PSN) yang berlangsung di Maluku. Namun, Rektor mengakui, sebagian besar lulusan IAKN Ambon saat ini masih berasal dari program studi Keagamaan.

Karena itu, pengembangan program studi umum kedepan diharapkan mampu memperluas bidang kompetensi lulusan sehingga dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang semakin beragam.

“Kami berharap beberapa program studi umum nantinya menghasilkan SDM yang mampu dilibatkan dalam proyek-proyek tersebut,” ujar Anakotta.

Ia menambahkan, penguatan program akademik, peningkatan kualitas penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat akan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan IAKN Ambon menghadapi transformasi kelembagaan.

Dengan demikian, perubahan status menjadi UKN diharapkan tidak hanya memperluas kapasitas institusi, tetapi juga meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku. (NS)

Views: 16
Facebook
WhatsApp
Email