
AMBON,Nunusaku.id,- Ada-ada saja tingkah yang dibuat para pengusaha rumah makan di Kota Ambon-Maluku. Bayangkan, makanan dos khas “Nasi Padang” yang mereka saji ke konsumen ternyata berisi “belatung”.
Fakta itu ditemukan pada makanan dos berisi nasi, ikan/ayam, sayur daun kasbi dan sambal milik rumah makan (RM) Puti Bungsu yang berlokasi di jalan Sultan Hairun Kota Ambon.
Makanan dos itu disajikan pihak RM Puti Bungsu sesuai pesanan dari pihak Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, bertepatan dengan konferensi pers penetapan tersangka cadangan beras pemerintah (CBP) Kota Tual tahun 2016-2017, Jum’at (26/4) malam.
Selain personil Ditreskrimsus dan BidHumas Polda Maluku, puluhan awak media yang hadir memenuhi undangan konferensi pers itu turut diberikan makanan dos RM Puti Bungsu.
Mirisnya, makanan dos itu tidak seluruhnya disantap. Sebab di bungkusan plastik dalam dos makan maupun ikannya, terdapat banyak belatung. Wartawan Tv One, Usman Mahu yang kedapatan fakta itu sontak kaget.
“Woee lihat ini ee, ada belatung di dalam dos makanan. Jangan makan dolo,” celotehnya kaget dalam dialek Maluku.
Beberapa rekan jurnalis, termasuk personil BidHumas Polda Maluku coba memastikan, dan benar saja, ada belatung.
Video dan foto kejadian itu pun diabadikan sebagai bukti “jahatnya” pihak rumah makan untuk peroleh keuntungan dengan cara tak elok.

Tak berselang lama pasca temuan belatung di dos makanan itu, pihak Ditreskrimsus Polda Maluku langsung menyambangi lokasi rumah makan Puti Bungsu yang tepat berada di samping Bank BNI Cabang Utama Ambon.
Sejumlah aparat kepolisian lantas memasang garis polisi atau police line, dalam keadaan rumah makan sudah tutup.
“RM Puti Bungsu sudah di police line,” tandas Kasubid Penmas BidHumas Polda Maluku, AKP Imelda Haurissa via pesan WhatsApp Grup, Jum’at malam.
Direktur Krimsus Polda Maluku Kombes Pol Hijrah Soumena yang coba dihubungi via seluler maupun pesan WhatsApp pasca di-Police Line RM Puti Bungsu oleh pihaknya, belum merespons. (NS)






