
AMBON,NUNUSAKU.ID,– Tiga warga Desa Buano Utara, Dusun Huhua, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang sempat hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Pulau Manipa menuju Desa Buano, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Ketiga korban ditemukan oleh nelayan setempat di rumpon ikan milik nelayan warga Pulau Kasuari, Buano Utara, Senin (26/10) malam.
Adapun identitas ketiga korban masing-masing Sait Ninilouw (56), Ruzilang Ninilouw (57), dan Adian Tuhuteru (13).
Informasi penemuan tersebut diterima Tim SAR Gabungan pada pukul 21.13 WIT dari Kepala Dusun Huhua, Desa Buano Utara. Ketiga korban kemudian dievakuasi menuju Dusun Huhua dan tiba dengan selamat, Selasa (27/10) pukul 00.15 WIT, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, Comman Centre Basarnas Ambon menerima laporan dari Tarlan, keluarga korban, pada Senin (26/10).
Ketiga warga tersebut berangkat dari Pulau Manipa menuju Desa Buano menggunakan longboat pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 08.00 WIT.
Namun, hingga laporan diterima, mereka belum tiba di tujuan dan tidak dapat dihubungi. Keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian mandiri, tetapi belum berhasil menemukan keberadaan para korban sehingga meminta bantuan SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Ambon dikerahkan menggunakan KN SAR Abimanyu menuju lokasi kejadian.
Kapal tersebut menempuh perjalanan sekitar 70,8 mil laut dengan arah 313 derajat atau barat laut dari Dermaga BRIN Ambon untuk melaksanakan operasi pencarian.
Upaya pencarian berlangsung hingga sore hari, tetapi tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR kemudian direncanakan dihentikan sementara dan dilanjutkan pada hari kedua, Selasa (27/10).
Namun, sebelum pencarian hari kedua dilaksanakan, tim SAR gabungan menerima kabar bahwa ketiga korban telah ditemukan nelayan setempat dalam kondisi selamat.
Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur potensi SAR, yakni Basarnas Ambon, awak KN SAR Abimanyu, Polairud Polres SBB, serta masyarakat setempat.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan KN SAR 235 Abimanyu dan longboat milik masyarakat untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi. (NS)





