Usung Visi "Perubahan", FCT Yakini Bersama PDI-P Jadikan Maluku Lebih Baik
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Sebagai partai pemenang pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Maluku, PDI Perjuangan menjadi parpol rebutan para calon kepala daerah (Calkada) termasuk Febry Calvin Tetelepta alias FCT yang mantap maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku 27 November mendatang.

Hal itu ditunjukkan FCT yang mengenakan kemeja “merah” dengan mengembalikan formulir pendaftaran Bacalon Gubernur ke markas partai berlambang banteng moncong putih di kawasan Karang Panjang-Ambon, Sabtu (27/4).

Kedatangan FCT yang juga kader senior PDI Perjuangan, diantar oleh ribuan pendukung dan relawan yang longmarch dari markas pemenangan FCT yang tak jauh dari sekretariat PDI Perjuangan Maluku.

“Saya hari ini secara resmi mendaftar di PDI Perjuangan. Saya akan mengikuti semua proses yang panjang dan pasti secara serius di partai ini. Partai yang saya yakini kebenarannya, saya yakini perjuangannya untuk membangun Indonesia dan terlebih membangun Maluku yang lebih baik,” tandas FCT.

Dikatakan, motivasi dirinya maju bertarung di Pilkada Maluku berangkat dari beragam indikator masalah pembangunan yang masih terjadi di Bumi Raja-raja lima tahun terakhir atau di era kepemimpinan Murad Ismail.

Diantaranya kemiskinan yang semakin tinggi, indeks pembangunan manusia (IPM) semakin rendah, pengangguran terbuka sangat tinggi karena kemajuan ekonomi tapi sangat sedikit dan tidak mempersyaratkan sebuah lompatan kemajuan yang lebih baik.

“Kita malah satu dari 22 provinsi di Indonesia yang sampai saat ini belum kembali seperti zaman sebelum pandemi Covid-19. Ini proses yang sangat serius untuk kita pastikan bahwa Maluku harus lebih baik,” tegas Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) RI itu.

Oleh karena itu, tema “Perubahan” diusung untuk lima tahun kedepan menjadikan Maluku yang unggul, Maluku maju dan sejahtera untuk semua.

Dengan menitikberatkan pada pembangunan manusia, pembangunan infrastruktur secara merata dan masif di 11 Kabupaten/Kota yang tidak lagi Ambon-sentris tapi Maluku-sentris, membangun ekonomi lokal yang berbasis potensi dan kearifan lokal di sektor pariwisata, kelautan.

“Terakhir tentu reformasi birokrasi. Leadership menjadi sangat penting disini. Stop kerja tepuk tangan. Sebab kita tahu Maluku saat ini terpuruk, jauh dari harapan kita. Padahal kita punya potensi alam sangat besar, kualitas manusia yang sangat besar, tetapi lima kabupaten/kota menyumbang kemiskinan dan IPM rendah, itu akan jadi fokus kita untuk dituntaskan,” jelasnya.

Dengan visi besar itu, dirinya yakin bersama PDI Perjuangan akan melangkah bersama mewujudkan Maluku yang lebih baik, maju dan sejahtera untuk semua.

“Sebagai kader, saya yakin PDI Perjuangan Maluku telah berjuang susah payah, dengan semangat meraih keberhasilan yang diraih saat ini. Saya tahu menghargai, mencintai dan berterima kasih kepada partai ini, dan saya tahu apa yang harus dilakukan untuk partai yang membesarkan saya,” pungkasnya.

Diketahui, selain PDI Perjuangan, FCT juga mengembalikan formulir pendaftaran Bacalon Gubernur di tiga partai lain yaitu Perindo, PKB dan Hanura. (NS)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email