
DOBO,NUNUSAKU.ID,– Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 15 penumpang kapal kayu yang mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Fatujuring dan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Kamis (22/10/26) dini hari.
Seluruh penumpang, termasuk anak-anak dan seorang bayi berusia satu tahun, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah tim melakukan pencarian ditengah kondisi laut dengan kecepatan angin mencapai 23 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.
Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring, menjelaskan, pihaknya menerima laporan kejadian dari seorang warga bernama Yoksen pada pukul 01.55 WIT.
Manakala kapal kayu yang membawa 15 orang tersebut berangkat dari Desa Dosimar menuju Dobo pada Rabu (21/10) pukul 07.30 WIT.
“Namun, sekitar pukul 20.00 WIT, kapal mengalami mati mesin di perairan antara Pulau Fatujuring dan Pulau Babi, sehingga membutuhkan bantuan SAR,” jelasnya, Kamis (22/10).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue USS Dobo bergerak menuju lokasi kejadian. Pada pukul 02.50 WIT, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 03.35 WIT, tim berhasil menemukan kapal kayu beserta seluruh penumpangnya dalam keadaan selamat.
Selanjutnya, tim melakukan evakuasi dan membawa seluruh penumpang menuju Kota Dobo.
Pukul 05.20 WIT, Tim Rescue USS Dobo bersama seluruh penumpang tiba dengan selamat di Pelabuhan Dobo. Seluruh penumpang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.
15 Penumpang Berhasil Diselamatkan
Adapun 15 orang yang berada di dalam kapal kayu tersebut terdiri atas satu orang nakhoda dan 14 penumpang lainnya, yakni:
Welem (41) (nakhoda), Benjemin (51), Arianto (24), Esaya (20), Mano Karaten (52), Evert (27), Yustuz (5), Leni (22), Yustuz Gudam, (64), Yunuz (42), Tituz (68), Wemince (42), Silmaz (4), Hendelica (19) dan Novri (1).
Dalam operasi tersebut, USS Dobo mengerahkan Tim Rescue dengan dukungan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Sementara itu, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari arah timur menuju tenggara berkecepatan 23 knot serta tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Dengan berhasil ditemukannya kapal dan dievakuasinya seluruh penumpang dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. (NS)






