
AMBON,NUNUSAKU.ID,- Sebanyak 150 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan razia narkoba di empat (4) tempat hiburan malam di Kota Ambon, Sabtu (18/10) dini hari.
Operasi yang berlangsung pukul 01.00 hingga 03.00 WIT tersebut menyasar Karaoke Dragon, Karaoke W 08, Karaoke Rajawali dan Karaoke Grand Palace.
Dalam razia terpadu yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku, unsur TNI, Bea Cukai, dan instansi terkait itu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung dan barang bawaan serta tes urine.
Hasilnya petugas tidak menemukan narkoba maupun pengunjung yang dinyatakan positif menggunakan barang haram tersebut.
Razia itu sebagai tindaklanjut arahan dan program 100 hari kerja Kapolri sekaligus bagian dari langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di lingkungan tempat hiburan malam.
Operasi dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku Kombes Pol Indera Gunawan serta dipantau langsung Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Polda Maluku bersama instansi terkait untuk memperkuat pengawasan dan menjaga keamanan masyarakat dari ancaman narkotika.
Keterlibatan lintas instansi ini dalam razia ini memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Wakapolda menegaskan, razia terpadu ini langkah konkret untuk memperkuat pengawasan sekaligus mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
“Pencegahan dan pemberantasan narkoba butuh komitmen, konsistensi, serta sinergi seluruh unsur. Maka kegiatan seperti ini penting untuk memastikan upaya pengawasan berjalan secara terpadu, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Tujuan melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” ujar Arif.
Ia menekankan, hasil pemeriksaan yang tidak menemukan narkoba maupun pengunjung yang dinyatakan positif menggunakan narkoba tidak boleh membuat kewaspadaan menurun.
“Kami ingin memastikan upaya menjaga masyarakat dari ancaman narkoba dilakukan simultan. Polri bersama BNN, TNI, Bea Cukai, dan seluruh elemen masyarakat harus terus membangun kerjasama agar ruang bagi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika semakin dipersempit,” tegasnya. (NS)






