
DOBO,NUNUSAKU.ID,– Sebanyak 16 penumpang perahu katinting rute Dobo–Pulau Benjuring, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Ujir, Jumat (16/10/26).
Tim SAR gabungan dikerahkan setelah menerima laporan adanya kondisi membahayakan jiwa manusia akibat kerusakan mesin perahu yang mengangkut 16 orang tersebut.
Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Dobo, Glenn Tehupuring menjelaskan, laporan diterima USS Dobo dari seorang warga bernama Afgan pada pukul 14.30 WIT.
Dalam laporan itu disebutkan, perahu bertolak dari Dobo menuju Pulau Benjuring Jum’at pagi, sebelum mengalami mati mesin dan terombang-ambing sekitar tiga jam kemudian di perairan sekitar Pulau Ujir.
“Pukul 14.50 WIT, tim SAR gabungan dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian dengan jarak sekitar 17 mil laut, pada arah 40,91 derajat ke timur laut dari USS Dobo,” jelas Glenn, Sabtu (17/10).
Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada pukul 16.00 WIT, tim SAR gabungan berhasil menemukan perahu tersebut pada jarak sekitar 2,82 mil laut dari lokasi tim saat itu. Seluruh penumpang dipastikan dalam keadaan selamat.
Tim kemudian berkoordinasi dengan seluruh penumpang terkait proses evakuasi. Namun, para penumpang memilih tetap berada di perahu sambil menunggu perbaikan mesin.
Setelah didampingi tim SAR gabungan, mesin perahu yang sebelumnya mengalami kerusakan akhirnya berhasil diperbaiki. Para penumpang pun memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Benjuring.
Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada tim SAR gabungan atas bantuan dan pendampingan yang diberikan selama kejadian tersebut.
“Dengan ditemukannya seluruh penumpang dalam kondisi selamat serta perahu dapat kembali melanjutkan perjalanan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tandas Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah.
16 Penumpang Selamat
Adapun 16 penumpang perahu katinting tersebut terdiri atas Rio (20), Karulus (62), Brigita (31), David (30), Rio Corisan (31), Onyong (42), Jemy (26), Yohanes (59), Jeremias (39), Maria (23), Tesya (18), Dominica (54), Anastasya (20), Abraham (36), Karolus (39), dan Nico (28).
Operasi SAR ini melibatkan unsur USS Dobo dan Polairud Polda Maluku. (NS)






