Kecelakaan Maut di Tikungan Unpatti, Pengendara Suzuki Satria FU Tewas
file_0000000096e082078d8795ab5d70ca8f

AMBON,NUNUSAKU.ID,– Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor Suzuki Satria FU di tikungan Jalan Dr. J. Leimena, tepatnya di depan gedung Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (13/10/26) sekitar pukul 23.10 WIT. Korban yang mengendarai Suzuki Satria FU berwarna cokelat metalik dengan nomor polisi DE 3529 NE itu dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak beton pembatas jalan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Alan Reressy (23), mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti, kejadian bermula ketika sepeda motor tersebut melaju dari arah Jembatan Merah Putih (JMP) menuju Poka dengan kecepatan tinggi.

Saat tiba di tikungan dekat pagar gedung Auditorium Unpatti, pengendara diduga kehilangan kendali hingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak beton pembatas jalan.

Melihat kejadian tersebut, saksi bersama sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Mereka mendapati korban dalam posisi tertelungkup, tidak bergerak, dan berlumuran darah.

Saksi bersama warga kemudian memeriksa kondisi korban. Setelah itu, saksi menghubungi layanan Call Center 110 untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Sekitar pukul 23.25 WIT, personel Polsek Teluk Ambon bersama personel Response Time tiba di lokasi dan segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Ambon untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga.

Selanjutnya, sekitar pukul 00.25 WIT, Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease tiba di TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab kecelakaan tersebut.

Dalam catatan awal kejadian, terdapat dugaan pengendara berada dibawah pengaruh minuman keras (miras) dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali saat melewati tikungan.

Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga kecepatan, dan memastikan kondisi tubuh tetap layak berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email