Reza Mony Apresiasi Respons Cepat Gubernur, WFH & PJJ Tepat Lindungi Masyarakat dari Kabut Asap
0-4064x3048-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;illum:5 scene:0 humanIn:1;

AMBON,NUNUSAKU.ID,– Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Hanura, M. Reza Mony, mengapresiasi langkah cepat dan responsif Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perlindungan kesehatan masyarakat.

Reza menilai, kebijakan tersebut merupakan langkah tepat ditengah kondisi kabut asap yang kian memprihatinkan di sejumlah wilayah Maluku. Paparan asap berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan pelajar.

Melalui surat edaran tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama tiga hari ke depan.

Selain itu, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bagi siswa SMA/SMK, SLB, dan satuan pendidikan sederajat diliburkan sementara juga selama tiga hari, dengan proses pembelajaran tetap dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Kami di DPRD, baik secara pribadi maupun fraksi, tentu mengapresiasi langkah bijak Gubernur yang mengeluarkan edaran untuk melindungi aparatur pemerintah dan masyarakat dari paparan kabut asap yang sudah sangat pekat,” ujar Reza di Ambon, Selasa (13/10).

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu didukung seluruh pihak agar upaya perlindungan kesehatan masyarakat dapat berjalan efektif. Ia juga mengingatkan agar penerapan WFH tidak mengganggu keberlangsungan pelayanan publik dan fungsi pemerintahan.

Karena itu, Reza berharap seluruh ASN dapat menyikapi kebijakan tersebut secara bijaksana dengan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun sistem kerja dari rumah diberlakukan.

Disisi lain, ia mengimbau para siswa, orang tua, dan masyarakat luas agar mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.

“Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, masyarakat diharapkan menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan dari paparan kabut asap,” harap Legislator Dapil Maluku Tengah itu.

Reza menegaskan, perlindungan terhadap anak-anak dan kelompok rentan harus menjadi perhatian bersama, mengingat kondisi kualitas udara yang memburuk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

“Kita doakan bersama semoga kondisi sulit ini cepat berlalu dan masyarakat Maluku bisa kembali menjalankan aktivitas secara normal,” katanya.

Ketua Umum BPD HIPMI Maluku menambahkan, DPRD Maluku akan terus menjalankan fungsi dan kewenangannya dengan berkoordinasi bersama instansi terkait untuk menyikapi perkembangan karhutla dan dampak kabut asap yang melanda wilayah Maluku.

Menurutnya, penanganan kondisi tersebut membutuhkan sinergi pemerintah daerah, instansi teknis, lembaga terkait, serta partisipasi masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap menjadi prioritas.

“Selain menggunakan masker, tetapi juga kami harapkan ada kesadaran bersama masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan atau membakar sesuatu yang berpotensi menyulut api ditengah kondisi kemarau panjang ini,” pungkasnya. (NS)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email