
AMBON,Nunusaku.id,- Kasus mengakhiri hidup dengan cara tragis, gantung diri di Kota Ambon seakan tak ada habisnya gegerkan warga, bahkan dalam selang waktu hanya dalam sebulan.
Terkini, korbannya seorang pria berusia 19 tahun berinisial ML. ML mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (25/04/2024) sekira pukul 22.00 WIT.
Mahasiswa yang berstudi pada salah satu perguruan tinggi di Kota Ambon-Maluku itu gantung diri di kamar mandi milik keluarga Melvin Tehubiulu, RT 003/RW 003, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease Ipda Janete S Luhukay menjelaskan, sebelum gantung diri, sekira pukul 19.00 WIT, korban bersama Melvin serta beberapa orang keluarga duduk bersama.
Melvin menawarkan korban dan beberapa orang keluarga lain untuk makan. Kemudian Melvin dan istrinya keluar pergi membeli makanan.
Saat kembali, Melvin menanyakan keberadaan korban. Kedua anak Melvin menjawab korban sementara mandi. Mendengar hal itu saksi langsung memanggil korban, tapi tak dijawab.
“Karena panggilan tak direspon, Melvin memanggil kedua anaknya untuk naik ke ventilasi pintu kamar mandi. Tak disangka, korban sudah tergantung di kamar mandi,” jelas Luhukay, Jum’at (26/4).
Mendengar hal itu, Melvin, istrinya dan keluarga lainnya langsung menendang pintu hingga terbuka dan berupaya menyelamatkan korban. “Namun sayang, korban sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Usai kejadian itu, keluarga korban kata dia, menghubungi Bhabinkamtibmas. Tak lama setelah itu, personel Polresta Ambon serta Polsek Sirimau bersama unit indetifikasi Polresta Ambon tiba di TKP mengamankan serta melakukan proses identifikasi.
“Jasad korban dibawah ke RS Bhayangkara, Tantui Ambon untuk melakukan pemeriksaan luar. Namun ketika mau autopsi korban, keluarga menolak,” urainya
Disinggung soal motif korban nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri, Luhukay mengaku, dugaannya karena persoalan percintaan. “Dugaan korban nekat gantung diri karena masalah percintaan,” pungkasnya. (NS)






