Koperasi Merah Putih Wayame Mulai Bergerak, Truk Sudah Tiba, Gerai Masih Menanti
IMG-20260921-WA0017

AMBON,NUNUSAKU.ID,— Koperasi Desa Merah Putih di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, mulai menunjukkan tanda-tanda bergerak menuju tahap operasional. Satu unit truk besar yang akan mendukung aktivitas koperasi telah tiba di Wayame pada Senin (21/9/26).

Kehadiran truk tersebut menjadi langkah awal dari persiapan operasional koperasi. Namun, koperasi belum sepenuhnya dapat berjalan karena sejumlah kendaraan pendukung masih dalam perjalanan dan gerai yang telah disiapkan hingga kini belum terisi.

Kepala Desa Wayame, Samsudin Menur mengatakan, terdapat empat kendaraan yang disiapkan untuk menunjang aktivitas koperasi, yakni satu truk besar, satu pikap L300 dan dua kendaraan roda tiga jenis Viar.

“Untuk operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih Desa Wayame, saat ini baru datang satu buah mobil truk besar. Sementara dalam perjalanan ada satu buah mobil pikap sama dua Viar,” kata Samsudin saat ditemui di Kantor Desa Wayame, Senin (21/9).

Menurutnya, kendaraan tersebut nantinya akan mendukung mobilitas sekaligus pengangkutan barang untuk kebutuhan koperasi.

Meski kendaraan mulai berdatangan, masih ada satu pekerjaan penting yang dinantikan, yakni pengisian gerai koperasi.

Bangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih Wayame telah tersedia, tetapi aktivitas usaha belum dapat dimulai karena gerai tersebut masih kosong.

Kondisi ini menjadi perhatian Samsudin. Ia mengatakan proses pembentukan dan perencanaan koperasi telah berlangsung sejak 2025 sehingga operasional diharapkan tidak terus tertunda.

“Ini kita dikejar waktu. Sekarang sudah tahun 2026, sejak dari tahun 2025 proses perencanaan sampai saat ini belum terlaksana. Kita takut jangan sampai pengurus ini seperti terombang-ambing,” ungkapnya.

Menurut Samsudin, bukan hanya pengurus yang menunggu kepastian. Masyarakat yang telah menjadi anggota koperasi juga butuhkan kejelasan mengenai kapan koperasi mulai menjalankan kegiatan usahanya.

Dari sisi sumber daya manusia, koperasi telah memiliki pengurus dan anggota yang berasal dari masyarakat Wayame. Mereka dipilih melalui musyawarah dengan mempertimbangkan latar belakang, kemampuan dan pengalaman.

Artinya, dari sisi kepengurusan, koperasi sudah memiliki orang-orang yang siap menjalankan tugas. Yang kini ditunggu adalah kelengkapan sarana serta kesiapan gerai agar aktivitas koperasi benar-benar dapat dimulai.

Samsudin berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi program yang berdiri secara administratif, tetapi mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Wayame.

“Harapan saya, Koperasi Merah Putih sebagai penggerak perekonomian di desa ini supaya cepat dilaksanakan operasionalnya, supaya bisa berjalan,” harapnya.

Kini, satu truk telah tiba. Kendaraan lainnya masih dalam perjalanan, sementara gerai menunggu untuk diisi.

Bagi masyarakat Wayame, semua persiapan itu bermuara pada satu pertanyaan sederhana: kapan Koperasi Desa Merah Putih benar-benar mulai beroperasi.?. Semoga tidak terlalu lama Wayame aman jadi trigger bagi Kopdes lainnya di Kota Ambon. (NS-02)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email