Optimalisasi Sumber Air, Tim Geologi Unpatti Dukung Peningkatan Produksi Pati Sagu di Rutong
IMG_202609262_234852982

AMBON,NUNUSAKU.ID,— Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan produksi pati sagu di Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon.

Menjawab kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Geologi, Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti), menghadirkan solusi melalui optimalisasi sumber air dan penerapan sistem filtrasi untuk mendukung proses pengolahan sagu.

Kegiatan pengabdian yang diketuai Marcia Violetha Rikumahu tersebut dilaksanakan bersama mitra Duta Sagu. Program ini diarahkan untuk mengatasi keterbatasan sumber air yang selama ini menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan air pada proses produksi pati sagu.

Sebelumnya, mitra masih mengandalkan sumur lama yang belum mampu menyediakan kebutuhan air secara optimal. Kondisi tersebut mendorong tim pengabdian melakukan intervensi melalui pembangunan sarana sumber air baru sekaligus meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam proses produksi.

Sebagai solusi, tim bersama mitra melakukan penggalian sumur baru dengan kedalaman enam meter, dilanjutkan dengan pemasangan pompa air dan sistem perpipaan. Untuk menjamin ketersediaan air, turut disediakan tangki penampungan berkapasitas 2.500 liter.

Tidak hanya meningkatkan kuantitas air, program ini juga memberikan perhatian terhadap kualitas air melalui penerapan sistem filtrasi tiga tahap.

Sistem tersebut terdiri atas filter sedimen 10 mikron, filter 0,3 mikron, dan filter CTO yang dirancang untuk membantu menghasilkan air dengan kualitas fisik yang lebih baik sebelum dimanfaatkan dalam proses pengolahan pati sagu.

Berdasarkan hasil pengamatan fisik, air yang dihasilkan tampak jernih, tidak berwarna dan tidak berbau. Sementara itu, hasil pengujian terhadap parameter pH dan Total Dissolved Solids (TDS) menunjukkan bahwa air masih berada dalam batas normal.

Ketua Tim Pengabdian, Marcia Violetha Rikumahu mengatakan, fasilitas sumber air dan sistem filtrasi yang telah diterapkan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara secara berkelanjutan oleh mitra.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung proses produksi pati sagu dengan ketersediaan air yang lebih memadai serta kualitas air yang lebih baik.

“Apresiasi kepada Duta Sagu selaku mitra yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut,” ungkap Rikumahu dalam keterangannya, Sabtu (19/9/26).

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas Pattimura melalui pendanaan DIPA UNPATTI atas dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di Negeri Rutong.

Program ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan keterbatasan air yang dihadapi mitra, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penguatan pengelolaan potensi sagu di Negeri Rutong secara berkelanjutan. (NS)

Views: 44
Facebook
WhatsApp
Email