Gubernur HL Suntik Semangat Kafilah Maluku di MTQ Nasional XXXI Semarang, Pesankan Ini
file_00000000b8648211b36e0a9a25cbdafe

SEMARANG,NUNUSAKU.ID,— Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) memberikan suntikan semangat kepada kafilah Maluku yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9).

Setibanya di Kota Semarang, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Maluku Ny. Maya Baby Lewerissa dan Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, langsung menemui para peserta dan seluruh tim kafilah Maluku.

Pertemuan yang berlangsung di Meeting Room Chrystal Hotel Ibis Simpang Lima Semarang itu menjadi momentum bagi Gubernur untuk memberi dukungan dan doa kepada para peserta yang akan membawa nama Maluku di panggung MTQ nasional.

Hadir Ketua MUI Maluku H. Abdullah Latuapo, Ketua LPTQ Maluku Kasrul Selang bersama jajaran, para pelatih, pendamping, serta seluruh kafilah Maluku.

Di hadapan para peserta, Hendrik mengaku bahagia dapat bertemu langsung dengan kafilah sebelum mereka memasuki arena perlombaan.

Ia menegaskan, kehadirannya bukan untuk memberikan tekanan kepada peserta agar wajib menjadi juara. Kedatangannya semata-mata untuk memastikan para kafilah mengetahui bahwa pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Maluku berada di belakang perjuangan mereka.

“Sebagai kepala daerah, kedatangan saya ke sini tujuannya cuma satu, memberikan dukungan dan doa. Saya berharap apa yang telah dipersiapkan para pelatih dan dilatih oleh peserta selama ini dapat diwujudkan dalam bentuk prestasi yang bisa diraih,” ujar Hendrik.

Bukan Sekadar Mengejar Piala

Menurut Hendrik, MTQ bukan sekadar kompetisi untuk mengejar piala maupun peringkat. Lebih dari itu, ajang tersebut harus menjadi ruang bagi para peserta untuk menunjukkan karakter, akhlak, etika, dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Karena itu, ia meminta para peserta menjalankan amanah sebagai wakil Maluku dengan sebaik-baiknya.

“Yang paling penting bukan soal menjadi juara. Tetapi bagaimana melaksanakan tugas dan amanah dengan baik. Kalian dipercayakan rakyat dan daerah Maluku untuk menjadi wakil-wakil Maluku,” tegasnya.

Hendrik juga mengingatkan, menjaga nama baik Maluku tidak hanya dilakukan ketika berada di arena perlombaan. Perilaku dan sikap para kafilah selama berada di Semarang juga menjadi bagian dari misi membawa nama daerah.

Ia berharap para peserta mampu menunjukkan kepada masyarakat di luar Maluku bahwa orang Maluku merupakan masyarakat yang menjunjung tinggi etika, adab, persaudaraan, dan toleransi.

“Jaga nama baik Maluku. Tunjukkan bahwa masyarakat Maluku adalah masyarakat yang menjunjung tinggi etika, adab dan persaudaraan,” pesannya.

Jaga Fisik dan Mental

Gubernur optimistis kerja keras yang telah dilakukan para pelatih dan peserta selama masa persiapan akan membuahkan hasil.

Ia percaya latihan intensif yang telah dijalani menjadi modal penting bagi kafilah Maluku untuk tampil maksimal di MTQ Nasional XXXI.

“Saya percaya dengan latihan yang begitu keras dari para pelatih dan peserta, pasti ada sesuatu yang bisa dicapai dalam MTQ Nasional ini dan dibawa pulang ke Maluku. Semoga dapat membanggakan pemerintah daerah dan seluruh rakyat Maluku,” harapnya.

Namun, ditengah persaingan tingkat nasional, Hendrik mengingatkan para peserta untuk tidak mengabaikan kesehatan.

Ia meminta seluruh kafilah menjaga kondisi fisik, psikis, dan mental agar dapat tampil maksimal ketika memasuki arena perlombaan.

“Jaga kesehatan, bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan psikis dan mental. Peserta harus tangguh. Kalau seluruh persiapan sudah dipenuhi, ditambah doa dan iman, insyaallah Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan yang terbaik bagi kafilah MTQ Nasional Maluku,” tuturnya.

Hendrik juga meminta panitia, pelatih, dan pendamping memberikan dukungan penuh kepada peserta. Menurutnya, suasana yang nyaman dan dukungan dari seluruh tim akan membantu para peserta tampil lebih percaya diri serta mengeluarkan kemampuan terbaik.

Apresiasi untuk Jawa Tengah

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya para Liaison Officer (LO) dari Kesatuan Polisi Pamong Praja, yang telah membantu dan memberi pelayanan kepada kafilah Maluku selama berada di Semarang.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi suntikan semangat bagi kafilah Maluku menjelang dimulainya MTQ Nasional XXXI tahun 2026.

Dengan persiapan, dukungan pemerintah daerah, doa masyarakat Maluku, serta semangat para peserta, kafilah Maluku diharapkan mampu tampil percaya diri, menjaga kehormatan daerah, dan memberi hasil terbaik dari panggung MTQ Nasional di Semarang. (NS)

Views: 11
Facebook
WhatsApp
Email