
AMBON,NUNUSAKU.ID,- Persiapan Kafilah Provinsi Maluku menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap akhir. Dari sisi peserta hingga kebutuhan akomodasi dan transportasi, persiapan telah mencapai 90 persen.
Kafilah Maluku yang berkekuatan 55 orang dijadwalkan bertolak menuju Semarang pada 11 September 2026. Mereka akan membawa nama Maluku dalam ajang MTQ Nasional yang berlangsung pada 12-20 September 2026.
Plt Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku, Kasrul Selang, memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal agar para peserta dapat fokus menghadapi perlombaan.
“Alhamdulillah, persiapan kita sejauh ini sudah 90 persen,” kata Kasrul, Rabu (9/9/26).
Dari total 55 orang dalam rombongan, sebanyak 34 merupakan peserta yang akan tampil pada berbagai cabang lomba. Mereka akan didampingi satu Dewan Hakim Nasional, delapan pelatih, delapan pendamping, serta empat pengurus LPTQ Maluku.
Kasrul menjelaskan, sebanyak 13 peserta asal Maluku telah lebih dahulu berada di Jakarta. Para peserta tersebut akan bergabung dengan rombongan dari Ambon di Bandara Soekarno-Hatta pada 11 September sebelum bersama-sama melanjutkan perjalanan menuju Semarang.
Sementara peserta dan pendamping dari kabupaten/kota di Maluku mulai dikumpulkan di salah satu hotel di Ambon pada 9 dan 10 September. Setelah seluruh rombongan terkoordinasi, mereka akan bertolak ke Semarang pada 11 September.
Sesampainya di Semarang, rangkaian agenda langsung dimulai. Kafilah Maluku dijadwalkan mengikuti pawai taaruf pada 12 September pagi, kemudian menjalani proses pendaftaran ulang dan pengambilan nomor tampil. Pembukaan MTQ Nasional akan berlangsung malam harinya.
“Persaingan antarkafilah baru dimulai 13 September, ketika seluruh peserta mulai tampil pada cabang lomba masing-masing,” jelas Kasrul di Ambon, Rabu (9/9).
Selain kesiapan peserta, Kasrul memastikan kebutuhan teknis selama berada di Semarang juga hampir rampung. Akomodasi, konsumsi, hingga transportasi lokal telah dipersiapkan sekitar 90 persen.
Panitia bahkan telah menyiapkan bus dan kendaraan operasional untuk memastikan mobilitas kafilah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami hanya menambah transportasi lokal, mobil satu-dua unit saja untuk kelancaran kafilah kita,” ujarnya.
Dapat Dukungan Pimpinan Daerah
Kafilah Maluku juga dipastikan mendapat dukungan langsung dari jajaran pimpinan daerah. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dijadwalkan mendampingi kafilah bersama Ketua MUI Maluku Abdullah Latuapo.
Sementara Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dijadwalkan hadir menjelang penutupan MTQ Nasional ke-31.
Kasrul menilai, kehadiran para pimpinan daerah bukan sekadar bentuk dukungan, tetapi juga dapat menjadi tambahan energi bagi para peserta yang akan berjuang mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.
Ia berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal, menjaga mental bertanding, serta memberikan hasil terbaik dalam setiap cabang yang diikuti.
“Yang paling penting anak-anak kita bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Maluku,” harapnya.
Kasrul juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Maluku, para Bupati dan Walikota, Kanwil Kementerian Agama Maluku, serta berbagai instansi yang telah memberi dukungan dan izin kepada peserta maupun pendamping.
“Dukungan tersebut menjadi bagian penting dari kesiapan Kafilah Maluku menghadapi salah satu ajang keagamaan terbesar tingkat nasional tersebut,” pungkas juru bicara Pemerintah Provinsi Maluku itu. (NS)






