PUPR Ambon Pastikan Perbaikan Jalan Benteng Dikebut, Jembatan Jodoh Nyusul
IMG-20260821-WA0004

AMBON,Nunusaku.id,– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat upaya peningkatan infrastruktur jalan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan akses jalan yang lebih baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo mengatakan, sejumlah pekerjaan peningkatan jalan tahun anggaran 2026 saat ini telah memasuki tahapan persiapan pelaksanaan. Dari beberapa paket pekerjaan yang disiapkan, dua di antaranya telah memasuki tahap kontrak.

“Untuk pekerjaan jalan aspal Pemkot tahun 2026, saat ini ada empat paket yang masuk dalam proses lelang. Dari empat itu, dua sudah berkontrak,” ujar Melianus saat ditemui dalam wawancara, Jum’at (21/8).

Ia menjelaskan, dua pekerjaan yang telah berkontrak tersebut berada di kawasan Benteng dan Jembatan Jodoh. Untuk pekerjaan di kawasan Benteng, proses pelaksanaan pekerjaan sudah mulai berjalan karena kontraknya lebih dahulu ditandatangani.

Sementara itu, pekerjaan di kawasan Jembatan Jodoh baru memasuki tahap kontrak pada 18 Agustus 2026. Setelah pelaksanaan Pre Construction Meeting (PCM) selesai dilakukan, Dinas PUPR akan melanjutkan dengan pengukuran awal melalui Mutual Check 0 (MC-0) sebagai bagian dari persiapan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

“Untuk Jembatan Jodoh, kemarin baru berkontrak tanggal 18 Agustus. Hari ini PCM sudah selesai, dan besok kita rencanakan mengambil MC-0. Jadi, minggu depan pekerjaan sudah harus mulai berjalan,” jelasnya.

Menurut Melianus, selain Jembatan Jodoh, pekerjaan peningkatan jalan juga akan dilakukan di ruas Jalan Benteng Karang menuju lokasi pembangunan tempat pengolahan sampah. Pekerjaan tersebut masih dalam tahapan proses dan akan dilaksanakan setelah seluruh persiapan administrasi dan teknis diselesaikan.

Ia menegaskan, pelaksanaan peningkatan jalan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Ambon untuk secara bertahap memperbaiki kondisi infrastruktur jalan di berbagai kawasan.

“Kita terus berupaya agar kondisi jalan di Kota Ambon semakin baik, sehingga masyarakat juga semakin nyaman dalam beraktivitas,” katanya.

Terkait durasi pekerjaan, Melianus menyebut pengerjaan jalan aspal yang telah dikontrakkan memiliki waktu pelaksanaan relatif singkat.

Untuk ruas dengan panjang sekitar 700 hingga 800 meter hingga kurang lebih satu kilometer, waktu pengerjaan ditargetkan selesai dalam 30 hari kalender, dengan tetap memperhatikan kondisi teknis di lapangan.

“Untuk jenis pekerjaan aspal, jadwal pekerjaannya sekitar 30 hari. Panjang ruasnya kurang lebih 700 sampai 800 meter, bahkan ada yang mendekati satu kilometer. Jadi memang waktunya kita targetkan sekitar 30 hari,” tandasnya.

Dinas PUPR berharap pelaksanaan pekerjaan tersebut dapat berjalan sesuai jadwal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas serta meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Kota Ambon. (NS-02)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email