Rumondor "Finish", Komando Karoops Polda Maluku Berpindah ke Kombes Pol. Monang Simajuntak
IMG-20260818-WA0012

AMBON,Nunusaku.id,- Pergantian kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari upaya memperkuat organisasi dalam menjawab dinamika dan tantangan keamanan yang terus berkembang.

Pesan itu ditegaskan Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto saat memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Maluku di lobi lantai I Polda Maluku, Selasa (18/8/26).

Jabatan Karoops Polda Maluku resmi bergeser dari Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor kepada Kombes Pol. Monang Marudu Zonir Simajuntak.

Sebelum dipercaya menjabat Karoops, Kombes Pol. Monang Marudu Zonir Simajuntak mengemban tugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Stamaops Polri.

Kapolda menegaskan, setiap jabatan yang dipercayakan institusi merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi.

Amanah tersebut, kata Kapolda, harus diwujudkan melalui kinerja nyata untuk menjawab berbagai tantangan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Setiap pejabat harus mampu memaknai amanah itu dengan memberi pengabdian dan kinerja terbaik. Pergantian jabatan harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi, menjaga kesinambungan program serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurut Irjen Pol. Dadang, tantangan Kamtibmas terus mengalami perkembangan dan membutuhkan kesiapan organisasi yang semakin profesional, adaptif serta responsif. Karena itu, pergantian pejabat harus mampu menghadirkan energi baru dan memperkuat soliditas seluruh jajaran dalam melaksanakan tugas.

Kapolda menilai, jabatan Karoops memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh kegiatan operasional kepolisian dapat direncanakan, dikoordinasikan dan dikendalikan secara efektif.

Terlebih, karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kondisi geografis yang luas dan tersebar menuntut manajemen operasional yang matang, koordinasi yang kuat serta kemampuan untuk merespons setiap perkembangan situasi secara cepat dan tepat.

“Maluku memiliki karakteristik wilayah Kepulauan dengan tantangan keamanan yang beragam. Karena itu, fungsi operasional harus bekerja secara adaptif, cepat dan kolaboratif. Perencanaan yang matang, koordinasi yang kuat dan pengendalian yang efektif menjadi kunci agar setiap pelaksanaan tugas benar-benar berdampak bagi terpeliharanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Ia meminta pejabat Karoops yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan karakteristik wilayah tugas, sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh satuan kerja dan jajaran kewilayahan.

Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas kamtibmas tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja sama yang kuat, terintegrasi dan berkelanjutan.

“Bangun kerjasama yang solid agar seluruh tugas operasional dapat dilaksanakan secara profesional, terukur dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pesan Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga mengapresiasi Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Karoops Polda Maluku.

“Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya selama menjalankan tugas. Semoga seluruh pengalaman dan capaian yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam pengabdian kepada institusi, masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email