
AMBON,Nunusaku.id,- Satu per satu kerja-kerja positif dan keberhasilan ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya dibawah komando Direktur Utama Ranny Tualeka, Direktur Operasional Syarifudin Goo dan Direktur Keuangan Maya Beatrics Kailola, serta dukungan manajamen dan karyawan.
Kesuksesan itu terjadi dengan kembalinya salah satu armada andalan, KMP Tatihu yang sebelumnya jalani Docking dan kini telah masuk lintasan.
Pengoperasian armada ini sudah mulai melayani rute penyeberangan Hunimua-Waipirit terhitung Senin 21 Juli 2026 kemarin. Hal itu disampaikan Direktur Operasional Perumda Panca Karya, Syarifudin Goo kepada media di ruang kerjanya, Rabu (22/7/26).
“KMP Tatihu sudah resmi kembali beroperasi pada lintasan Hunimua-Waipirit per tanggal 21 Juli 2026,” tandas Goo.
Diakuinya, beroperasinya KMP Tatihu itu tidak lepas dari proses Docking yang telah dijalani sejak Oktober-Desember 2025 lalu. “Itu artinya secara kelaiakan operasional telah memenuhi syarat,” jelasnya.
Dengan penambahan KMP Tatihu menurut Goo, maka total armada yang kini melayani jalur Hunimua-Waipirit berjumlah enam unit baik dari ASDP maupun Panca Karya.
“Tiga unit kapal milik Panca Karya itu KMP Tanjung Kuako, KMP Sardinela dan KMP Tatihu, serta tiga unit milik ASDP,” ucapnya.
Kehadiran enam unit armada penyeberangan laut, diakuinya, sudah bisa membantu mobilitas penumpang dan barang. Apalagi disaat-saat tertentu mobilitas penumpang dan barang sangat menumpuk pada jalur ini di saat hari libur maupun hari raya.
“Nah, saat ini dengan penambahan armada Perumda Panca Karya yaitu KMP Tatihu, kepadatan penumpang sudah bisa diurasi,” paparnya.
Pemberlakuan pelayaran juga bertambah di saat hari libur maupun hari besar keagamaan. “Operasinya 24 jam di waktu tertentu, hari besar maupun hari libur,” pungkas Goo. (NS)




