
AMBON,Nunusaku.id,- Cuaca buruk yang sedang terjadi di wilayah Perairan Maluku berakhir duka bagi salah satu keluarga korban penumpang speedboat penyeberangan di Kepulauan Tanimbar.
Speedboat berpenumpang 14 orang dengan rute Pulau Sera, Desa Kamatubun tujuan Pulau Selu Kepulauan Tanimbar berakhir tenggelam akibat cuaca buruk, Rabu (8/7).
Dalam laporan BPBD Tanimbar kepada Pos SAR Saumlaki, speedboat bertolak dari Pulau Sera Selasa (7/7) sekitar pukul 08.30 Wit. Awalnya, perjalanan lancar seperti biasa, tak ada hambatan.
Namun di pertengahan jalan, cuaca tiba-tiba berubah menjadi buruk, angin kencang dan gelombang menghantam, speedboat tenggelam. 1 korban, Thomas Kadung (42) dinyatakan hilang terbawa derasnya arus laut. Sementara 13 orang penumpang berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju ke Pulau Sera.
Menggunakan Rigit Inflatable Boat, tim Rescue Pos SAR Saumlaki beserta Potensi SAR pun dikerahkan menggunakan menuju lokasi kejadian pada koordinat 7°36’51.43″S – 130°59’3.38″E, jarak ± 42,3 NM, dqn Heading 321° arah Barat Laut dari Pelabuhan Saumlaki.
Wahyunan Samal, Koordinator Pos SAR Saumlaki menjelaskan, setibanya tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian korban. Walau ditengah cuaca perairan yang buruk namun tim wajib memperhatikan safety.
Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 17.49 Wit walau tak sesuai yang diharapkan. Sebab korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Perairan Hutan Bakau Dusun Tatun Angbabal, Pulau Selu, Kepulauan Tanimbar dengan jarak ± 4,6 NM, dari lokasi kejadian awal.
“Korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan menuju ke Pulau Sera guna diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkas Samal. (NS)



