Raker LPTQ Maluku, Perkuat Pembinaan & Evaluasi MTQ Menuju Prestasi Nasional
raker lptq

AMBON,Nunusaku.id,- Disela-sela gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat provinsi Maluku di Kota Ambon, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Maluku menggelar rapat kerja (Raker) LPTQ se-Maluku di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku, Sabtu (27/6/26).

Raker dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, pengurus LPTQ kabupaten/kota, pengurus LPTQ Maluku, serta para admin yang menangani MTQ.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan MTQ ke-XXXI tingkat sekaligus menyusun langkah pembinaan menuju prestasi di MTQ tingkat nasional.

Pelaksana Tugas Ketua LPTQ Maluku, Kasrul Selang mengapresiasi seluruh pengurus LPTQ Kabupaten/Kota atas dedikasi dalam membina para peserta di MTQ XXXI tingkat provinsi. Menurutnya, semangat dan kemampuan yang ditunjukkan para kafilah selama mengikuti MTQ menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan di daerah masing-masing.

“Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Kami membuka ruang bagi seluruh peserta untuk memberi kritik dan saran yang membangun sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan MTQ di masa mendatang,” tandas Kasrul.

Juru bicara pemerintah provinsi Maluku itu mengajak seluruh LPTQ Kabupaten/Kota untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun pembinaan Al-Qur’an di Maluku sehingga mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi di tingkat nasional.

Apalagi tambah Kasrul, pada MTQ tingkat nasional, direncanakan penambahan cabang lomba bagi penyandang tuna rungu serta pembentukan Majelis Kode Etik Dewan Hakim yang akan mengatur berbagai ketentuan terkait penyelenggaraan dan profesionalisme dewan hakim.

“Saya berharap sebelum MTQ Nasional di Semarang, LPTQ Maluku dapat menggelar rapat kerja khusus guna menyusun program kerja serta menyamakan periodisasi kepengurusan di seluruh daerah agar proses pembinaan peserta berjalan lebih terarah dan berkesinambungan,” harapnya.

Dalam sesi diskusi, peserta rapat kerja menyampaikan sejumlah rekomendasi, diantaranya mendorong agar para juara setiap cabang musabaqah diprioritaskan mengikuti pembinaan menuju MTQ tingkat nasional.

Kemudian pentingnya penerapan sistem penilaian berbasis teknologi informasi agar lebih transparan, serta memastikan setiap kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi berikutnya siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan kegiatan. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email