FDH Ajang Promosi Potensi Lokal, Gubernur Dorong Durian Maluku "Go" Pasar Nasional
festival

AMBON,Nunusaku.id,- Festival Durian Hutumuri (FDH) 2026 kembali digelar di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Sabtu (27/06). Memasuki penyelenggaraan yang ketiga, festival ini menjadi momentum untuk mempromosikan potensi durian lokal sekaligus menggerakkan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata di Maluku.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengapresiasi kolaborasi pemuda/i Hutumuri bersama pemuda Itawaka sehingga berkontribusi mensukseskan festival ini. Demikian pula peran Pemerintah Negeri Hutumuri, para petani durian, serta seluruh pihak yang membantu.

Menurutnya, Festival Durian Hutumuri bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, meningkatkan promosi produk lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian masyarakat Maluku.

“Maluku memiliki kekayaan alam luar biasa, termasuk durian yang dikenal memiliki cita rasa khas, aroma kuat, tekstur lembut, dan rasa yang lezat. Potensi ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pertanian maupun pariwisata daerah,” ujarnya.

Ia berharap durian lokal Maluku semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku terus mendorong pengembangan komoditas unggulan melalui peningkatan kualitas produksi, penguatan kapasitas petani, pemberdayaan UMKM, serta promosi produk lokal secara berkelanjutan.

Selain menjadi ajang promosi hasil pertanian, festival ini juga dinilai sebagai bukti bahwa kekayaan budaya dan hasil bumi masyarakat mampu menjadi daya tarik wisata yang memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

“Harapan kami Festival Durian Hutumuri dapat terus dilaksanakan secara berkala dan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus mengangkat citra Maluku sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam, budaya, dan produk unggulan,” harap Gubernur.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Durian Hutumuri 2026, Abraham Matuankotta mengatakan, festival tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga dan menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat Negeri Hutumuri dalam mengangkat potensi daerah.

Ia menjelaskan, festival lahir dari semangat para petani yang setiap tahun menghasilkan durian berkualitas, sehingga hasil panen tersebut dipromosikan melalui kegiatan festival sebagai bentuk penghargaan terhadap kerja keras masyarakat.

“Apresiasi kepada seluruh masyarakat Hutumuri, keluarga besar masyarakat Hutumuri yang berdomisili di Kota Ambon, para pemuda, sponsor, serta seluruh pihak yang memberi dukungan sehingga festival dapat terselenggara dengan baik,” jelasnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai sponsor yang turut berpartisipasi, diantaranya Bank Maluku-Maluku Utara, BNI, serta sejumlah perusahaan dan mitra lainnya yang memberikan dukungan bagi pelaksanaan Festival Durian Hutumuri 2026.

Diakuinya, musim durian di Hutumuri tahun ini diperkirakan berlangsung dua kali, yakni Maret lalu dan kembali memasuki akhir Juli hingga awal Agustus. Selain durian, masyarakat juga dapat menikmati berbagai buah lokal seperti manggis dan langsat.

“Kami mengajak masyarakat datang kembali ke Negeri Hutumuri pada musim panen berikutnya untuk menikmati berbagai hasil buah-buahan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat,” katanya.

Ia berharap seluruh pengunjung dapat menikmati suasana kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Kota Ambon khususnya negeri Hutumuri.

“Semoga Festival Durian Hutumuri memberi kesan baik bagi seluruh pengunjung dan menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan kualitas hasil pertanian demi kemajuan Negeri Hutumuri,” tutupnya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email